Tersangka Pembunuh Tukang Parkir Ditangkap Usai Mengantar Mayat

0
1253

PAYAKUMBUH, KP – Pelarian Doni Arianto (37) yang merupakan tersangka pembunuh tukang parkir bernama, Revo Mario, panggilan Rio (36), warga Kelurahan Labuah BasilangPayakumbuh Bulan September 2015 lalu akhirnya terhenti. Tersangka berhasil dibekuk polisi usai mengantarkan mayat ke Tiku, Kabupaten Agam.

Sebelum dibekuk, Doni Arianto sempat melanglang-buana ke sejumlah daerah, di antarannya, Lampung, Medan, Yogyakarta, Bengkulu, Pariaman, dan kembali ke Sumbar. Dia kemudian bekerja di RSUP dr. M. Djamil Padang sebagai sopir ambulan.

Untuk mengelabui orang di sekitar, pria yang masih memakai nama Doni saat bekerja sebagai sopir ambulan itu selalu menggunakan masker. Hal tersebut cukup berhasil. Dia bahkan telah bekerja sebagai sopir ambulan selama 3 bulan terakhir.

Namun, pelariannya tercium oleh polisi berkat bisikan seorang informan. Informasi berharga tersebut ditelusuri.

“Kita kerap menerima informasi terkait keberadaan tersangka Doni, namun tersangka selalu berpindah-pindah tempat sehingga sulit dilacak,” sebut Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan, yang sejak awal kasus itu terjadi berkomitmen membekuk pelaku.

Hingga akhirnya Sabtu (20/8), sekitar pukul 15.00 Wib tersangka berhasil dibekuk di wilayah hukum Polres Pariaman usai mengantar mayat.

“Berkat informasi yang kita peroleh dari informan, tersangka Doni diketahui bekerja sebagai seorang sopir ambulan. Dari informasi tersebut, kita menerjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa tersangka memang bekerja sebagai sopir ambulan RSUP Dr. M. Djamil. Setelah dilakukan pengintaian selama beberapa hari, dia berhasil dibekuk di daerah Pariaman usia mengantarkan mayat ke Tiku, Kabupaten Agam, “ ujar Kapolres Payakumbuh, AKBP Kuswoto melalui Wakapolres, Yudi Sulistyo, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Wawan Darmawan, Minggu siang (21/8).

Kompol Yudi menyebut, usai membunuh korbannya pada 17 September lalu, tersangka langsung meninggalkan Payakumbuh. Dalam pelariannya itu, tersangka menuju Jakarta. Dia sempat bekerja serabutan, di antarannya di rumah makan di Kerawang Jawa Barat, berdagang ayam di Bengkulu, dan akhinya sebagai sopir ambulan di RSUD dr. M. Djamil Padang.

 

Doni-Arianto-tersangka-pembunuhan-tukang-parkir-terpaksa-dilumpuhkan-dengan-timah-panas-karena-berusaha-kabur-saat-mencari-barang-bukti-715x400

Doni Arianto tersangka pembunuhan tukang parkir dilumpuhkan timah panas

Sehari sebelum dibekuk, tim gabungan Satreskrim dan Polsekta Payakumbuh telah bersiaga di RSUP dr. M. Djamil Padang. Namun saat itu tersangka tidak kembali ke rumah sakit usai mengantarkan pasien ke daerah Solok.

Esoknya, Sabtu (20/8), tim yang langsung dipimpin Kasatreskrim Iptu Wawan kembali berjaga-jaga di rumah sakit. Namun tersangka Doni telah lebih dahulu mengantarkan jenazah ke daerah Tiku, Kabupaten Agam. Tim kembali bergerak cepat menuju Kabupaten Agam. Di perjalanan, kendaraan yang dikendarai tersangka berupa ambulan warna hitam jenis Daihatsu Grand Max BA 1463 OG berpapasan dengan kendaraan tim kepolisian. Sehingga, tim kembali putar arah. Dengan bantuan Polres Pariaman, tersangka Doni berhasil dibekuk.

“Usai dibekuk di daerah Pariaman dengan bantuan polisi setempat, tersangka Doni sempat diinterogasi di Mapolres Pariaman. Saat diinterogasi, tersangka mengaku telah membuang barang bukti saat melakukan kejahatan itu. Sepeda motor telah dijual, baju dan pisau juga dibuang. Tersangka menyebut membuang pisau di daerah Lembah Anai. Setelah kita cari ternyata tidak ada. Termasuk mencari di daerah Ngalau Payakumbuh, juga tidak ada. Saat pencarian itu, tersangka mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timas panas,” sebut Kasatreskrim, Iptu Wawan, didampingi Kapolsekta Payakumbuh, AKP Russirwan dan Panit Reskrim Polsekta, Aiptu Syofyanil.

Usai ditembak karena mencoba melarikan diri, tersangka dilarikan ke RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh untuk menjalani pengobatan. Saat tersangka menjalani pengobatan, puluhan keluarga dan sahabat almarhum, Revo Mario, mencoba melampiaskan kemarahannya kepada tersangka. Beruntung, aksi tersebut urung terjadi setelah polisi melakukan pengawalan sangat ketat.

Di Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang, tersangka Doni mengakui bahwa dia merupakan pelaku tunggal dalam kasus yang menewaskan sahabatnya itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang tukang parkir di Payakumbuh ditemukan tewas bersimbah darah di belakang SMAN 4 Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat. Korban bernama Revo Mario panggilan Rio (36) warga Kelurahan Labuah Basilang Payakumbuh, ditemukan Hanafi (61) penjaga sekolah. Jasad Rio yang berlumuran darah ditemukan Hanafi dalam keadaan telungkup, Kamis (17/9/2015) sekitar pukul 01.45 WIB.

Saat ditemukan penjaga sekolah, korban diperkirakan sudah meninggal dunia. Kepada petugas Kepolisian, Hanafi mengatakan pelaku datang ke lokasi tersebut menggunakan sepeda motor dan berboncengan dengan korban. Pria yang diduga pelaku menggunakan jaket hitam dan menggunakan sepeda motor jenis Honda Supra. Anggota polisi yang datang ke TKP langsung melakukan identifikasi. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Adnaan WD Payakumbuh. Dari informasi yang berhasil dihimpun, di tubuh korban terdapat sejumlah luka, di antarannya, di punggung, dada, serta jari tangan nyaris putus. (*)

Penulis: Dody Sastra

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY