Warga Salayo Gempar, Ada Mayat Dalam Mobil

0
701
ANGGOTA Polres Arosuka Kabupaten Solok dipimpin Kapolres AKBP Reh Ngenana, melakukan olah TKP di Jalan Lintas Sumatera KM 1 Salayo Solok

SOLOK, KP – Warga nagari Salayo kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di atas mobil minibus Carry SS nopol BA 1462 LB, di Jalan Lintas Sumatera KM 1 arah Kota Solok. Lokasinya persis di depan rumah anggota DPRD Kabupaten Solok, Sutan Bahri, di Jorong Galanggang Tangah.

Penemuan mayat dengan kondisi hangus terbakar tersebut pertamakali diketahui warga Salayo, Rahma (48) dan Mulia (19), ketika akan ke masjid untuk bersiap-siap Salat Subuh, sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu dinihari (21/8). Keduanya curiga melihat kendaraan yang dalam keadaan terbakar. Mereka kemudian memberitahu warga setempat yang langsung berhampuran ke TKP dan berusaha memadamkan api.

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi yang datang ke TKP menemukan sesosok mayat pria dalam keadaan tertelungkup di bangku bagian tengah. Sedangkan sopir mobil tidak ditemukan. Kapolres Arosuka Kabupaten Solok, AKBP Reh Ngenana, yang juga datang ke lokasi kemudian memimpin olah TKP.

Kejadian tersebut sempat menimbulkan kemacetan panjang di jalan negara Lintas Sumatra itu. Polisi menemukan jerigen di samping mayat yang dari identitasnya diketahui bernama Arifa Edison (48), warga Dusun Bawah Durian, Jorong Tangah Padang, Kenagarian Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Jasad korban selanjutnya dilarikan ke RSUD kota Solok untuk diotopsi guna mengetahui penyebab kematian korban. Sementara, pihak kepolisian mengumpulkan data terkait peristiwa itu apakah korban dibunuh atau ada sebab lainnya. Sementara, masyarakat curiga kalau mayat itu adalah korban pembunuhan karena sopir mobil tidak ditemukan. “Kalau melihat kondisinya, mungkin saja mayat ini dibunuh dan mobil ditinggal di pinggir jalan,” tutur salah seorang warga yang sempat melihat kondisi mayat dalam kondisi mengenaskan itu.

Di rumah duka di Bawah Durian, jorong Tangah Padang Cupak, ratusan pelayat tampak berdatangan. Jasad korban tiba dari rumah sakit di rumah duka pada pukul 12.00 WIB dan disambut isak tangis keluarga.

Dari informasi yang diperoleh KORAN PADANG di TKP, korban merupakan anak pertama dari almarhum Musnar dan Sainan. Korban memiliki tiga istri, yakni di Batang Barus, Salayo, dan di Sijunjung. Dari ketiga istrinya itu, korban memiliki 8 orang anak. Jasad korban dimakamkan di TPU Keluarga di Tangah Padang Cupak.

Namun, berdasarkan informasi sementara, Kapolres Arosuka, AKBP Reh Ngenana mengatakan tidak tertutup kemungkinan terbakarnya mobil itu akibat puntung rokok milik korban yang sedang beristirahat karena kelelahan. Namun demikian, polisi masih terus mengembangkan kasus tersebut.(*)

 

Penulis: Wandy

Editor: Ahmad Kharisma

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY