Berupaya Kabur, Pengedar Sabu Bersembunyi Dalam Sumur

0
339
Ilustrasi

PADANG, KP – Mencoba menghilangkan jejak dari kejaran kepolisian, satu orang tersangka  pengedar sabu Dedi Arnol (39) bersembunyi di dalam sumur. Dedi yang merupakan warga Jalan Ombilin 3 Nomor 28 RT 4 RW 7, Kelurahan Lapai, Kecamatan Nanggalo , Padang beserta temannya Maradhan (25) berhasil di ringkus Satres Narkoba Polresta Padang, Senin (22/8) sekitar pukul 11.00 WIB di kediamannya.

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, penangkapan tersanga berawal dari adanya laporan masyarakat yang resah terhadap ulah para tersangka yang sering bertransaksi dan pesta sabu di kawasan tersebut. Menyikapi laporan itu, dipimpin langsung Kasat Narkoba Polresta Padang Kompol Daeng Rahman langsung membentuk tim untuk melakukan penangkapapan.

Saat penangkapan, para tersangka mencoba kabur dari sergapan petugas. Walau telah diberikan tembakan peringatan, para tersangka tidak menyerah dan terus berupaya lari dari kejaran petugas dengan bersembunyi dengan menyelam ke dalam sumur.  Awalnya petugas mengira tersangka lari ke atas loteng atau atap, tim pun sudah mencari diatas loteng, tetapi tidak ditemukan.

Kemudian satu anggota lainnya mencoba mencari di dalam kamar mandi yang memilki sumur sedalam enam meter. Setelah disenter petugas, awalnya petugas nyaris ketipu karna dikira adalah ikan lele. Namun, setelah disenter lama-lama oleh petugas ternyata para tersangka yang bersembunyi di dalam air. Akhirnya polisi langsung menarik tersangka dari dalam sumur dengan kondisi basah kuyup langsung mengamankan para tersangka.

“Kali ini penagkapan yang dilakukan terdapat keunikan, karena tersangka mencoba menyembunyikan diri dengan menyelam ke dalam sumur, awalnya kami menyangka itu lele besar. Namun kenyataannya malah tersangka, ” ungkap Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kasat Narkoba, Kompol Daeng Rahman.

Daeng menjelaskan tersangka tersebut sudah lama menjadi target operasi (TO) pihak kepolisian, Karena sering melakukan peredaran dan pesta narkoba yang membuat resah warga di kawasan tersebut.

“Kami menyita barang bukti berupa empat paket sabu senilai Rp1,3 juta, tiga bungkus plastik klep diduga untuk membungkus sabu, dua sendok sabu dibuatkan dari pipet warna kuning, dua korek api mencoba, satu gunting dan dua handphone,” tambah Daeng Rahman.

Lebih lanjut Daeng menjelaskan, tersangka Maradhan ditangkap berdasarkan pengembangan dari tersangka Dedi Arnol, dia diringkus saat nonton di rumah temannya. tersangka  diduga sebagai kurir sabu yang mengantarkan b arang haram tersebut kepada Dedi.

“Sedangkan, Dedi Arnol sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan, dia sudah terlibat mengedarkan narkoba ini dua bulan lalu. Untuk para tersangka dan barang bukti telah kita amankan di Mapolresta Padang guna penyelidikan lebih lanjut,” tutup Daeng Rahman. (*)

Penulis: Irwanda Saputra

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY