Agrowisata Miliki Potensi Besar di Sumbar Untuk Berkembang

0
537
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno

PADANG, KP – Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno menekankan kepala daerah hingga SKPD kab/kota meningkatkan pengelolaan kawasan agrowisata yang ada di Sumbar, karena dapat menjadi daya tarik untuk masyarakat. Agrowisata banyak manfaat sebagai pengetahuan terutama soal ketahanan pangan.

“Agrowisata potensi sangat besar, karena dapat bersinergi dengan pariwisata daerah jika dikelola dengan serius,”, ujarnya usai rapat koodinasi ketahanan pangan kab/kota di hotel pangeran beach, Selasa (23/8).

Ia menambahkan, selain untuk pariwisata, kawasan agrowisata, terutama ketahanan pangan dapat menjadi acuan bagi pelajar karena kawasan tersebut sangat beragam variasi untuk diketahui pelajar seperti cara proses perkembangan pangan. Untuk agrowisata dapat ditemui  di Kota Padang yakni di Lubuk Minturun yang telah di kelola.

“Sudah ada kawasan agrowisata di Lubuk Minturun, sehingga kita tingkatkan lagi pengelolaan, bahkan untuk pelajar supaya dapat digilir untuk datang berkunjung kesana, karena tidak cukup hanya memberikan contoh disekolah tanpa praktek,” tukasnya.

Lebih lanjut, Irwan mengatakan perlu agrowisata di Sumbar, karena kawasan Sumbar yang sangat agraris, sebab segala macam dapat tumbuh dan berkembang di tanah Minang.

“Masih ingat ketika Bapak SBY berkunjung ke Sumbar dibuatkan lahan kecil sebelah TVRI, masyakarat bahkan pelajar antusias datang berkunjung,” terangnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Rahmat Saleh menyebutkan terkait pengembangan agrowisata, DPRD Sumbar telah merancang beberapa perda yang mendukung hal tersebut yakni telah mensahkan perda kemandirian pangan, bahkan saat ini tengah merancang perda keamanan lahan yang nanti dapat disinkronkan dengan agrowisata. “Jika dapat perda keamanan lahan dapat masuk dalam periode bulan ini,” tuturnya.

Selain itu, pengelolaan agrowisata dibentuk sebuah tim terpadu untuk mengelola, sebab tidak dapat hanya satu SKPD yang mengelola.

“Nanti tim ini akan menyusun kajian peta spot agrowisata, bahkan daerah kecil sekalipun pasti memiliki spot yang khas,” ulasnya. Tidak hanya ada di Provinsi tim tersebut, tetapi juga ada di kab/kota.

Walikota Padang H. Mahyeldi, Kota Padang akan kembangkan agrowisata, karena masih banyak pelajar yang tidak dapat membedakan pepohonan bahkan tumbuhan, sehingga dengan mengajak pelajar untuk berkunjung kesana, dapat membedakan tanaman yang ada. “Agrowisata dapat menjadi edukasi bagi pelajar selain berwisata,” katanya.

Sedangkan, pelaku agro bisnis, Hassanudin Ibrahim, mengatakan, bahwa lahan pertanian di Sumbar sangat potensi untuk dikembangkan menjadi bisnis terutama sektor wisata, sehingga pemerintah harus cepat tanggap dalam menangkap peluang itu.

“Eropa saja dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, masak daerah kita yang memiliki tanah subur tidak dapat mengembangkan itu,” pungkasnya. (Bobby Febrianda)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY