Ali Mukhni: Lumbung Pangan Nasional Menjadi Program Unggulan

0
112

PADANGPARIAMAN, KP – Komitmen Padang Pariaman dikepemimpinan Bupati Ali Mukhni dan Wabup Suhatri Bur, progaram lumbung pangan nasional menjadi unggulan di daerah tersebut. Hal tersebut terbukti dengan surplus produksi beras yang melampui kebutuhan pasar hingga tiga kali lipat sejak beberapa terakhir. Padahal, kabupaten dan kota lain baru tahap memulai program swasembada beras.

“Kita pakai motto Semen Padang, kita sudah melakukan ketika yang lain yang memikirkan. Artinya, ketika daerah lain baru mencanangkan swasembada beras, Padang Pariaman sudah lebih dulu berhasil bahkan surplus” kata Bupati Ali Mukhni ketika Penandatangan Nota Kesepahaman dengan Universitas Andalas di Lokasi persawahan Nagari Aia Tajun, Kecamatan Lubuk Alung, Senin (22/8).

Dikatakannya, Padang Pariaman berhasil memproduksi gabah hingga 270 ribu ton pada tahun 2015. Jika dijadikan beras, maka totalnya menjadi 173 ribu ton. Sedangkan kebutuhan beras tingkat lokal hanya 53 ribu ton untuk 546 ribu jiwa masyarakat Padang Pariaman.

“Artinya beras kita sudah nikmati di kabupaten dan provinsi luar sumbar. Kita jamin rasanya lebih enak” kata Bupati yang meraih Penghargaan Ketahanan Pangan dari Presiden RI itu,” tambah Ali Mukhni.

Orang nomor satu di Padang Pariaman itu tidak bosan-bosan meningatkan agar masyarakat memanfaatkan lahan terlantar menjadi lahan produktif pertanian.

“Jangan ada satu jengkal tanahpun yang tidak dimanfaatkan untuk kemakmuran Padang Pariaman” kata Bupati yang disebut sebagai Calon Gubernur Sumbar mendatang.

20160822_115200
Bupati Ali Mukhni dan Rektor Unand Tafdil Husni salam komando usai penandatangan MoU Temu Lapang Pengenalan Varietas Padi di Lokasi persawahan nagari Aia Tajun, Kec. Lubuk Alung, Senin (22/8).

Semetara itu, Rektor Universitas Andalas (Unand) Tafdil Husni mengaku bangga dengan capaian kinerja Bupati Ali Mukhni khususnya di bidang pertanian. Untuk itu, Unand sebagai lembaga penelitian dan pengembangan mendukung Padang Pariaman bersinergi menggelorakan inovasi teknologi tepat guna pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan.

“Padang Pariaman sudah menjadi lumbung pangan nasional berkat komitmen Bapak Bupati. Unand melalui Kemenristek siap membantu dalam inovasi untuj memacu produksi pertanian” kata Rektor yang menyebutkan bahwa Unand sebagai peringkat 11 di Indonesia,” ujar Rektor.

Kadis Pertanian, Yurisman mengatakan bahwa Padang Pariaman saat ini juga ditunjuk sebagai lokasi pertanian modern yang hanya ada dua di Sumatera, yaitu di Sumsel dan Sumbar.

“Sesuai arahan Pak Bupati, kita berharap sektor pertanian menekan angka kemiskinan dan kemakmuran masyarakat” kata Jebolan Universitas Andalas itu.

Usai penandatangan MoU, Bupati Ali Mukhni dan Rektor Unand Tafdil Husni uji coba rasa terhadap 10 varietas baru pertanian antara lain Batang piaman, kuriak kusuik, bawaan, ceredek merah, Inpari 21, Anak daro, Sagannggam panuah. Junjung,  Inpari 13 dan Lampai kuning. Juga diserahkan enam unit mesin perontok padi kepada enam kelompok tani di Padang Pariaman.

Hadir pada kesempatan itu Direktur Pembenihan Kementan RI Prihartini, Dandim 0308 Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Akademisi Unand dan Kepala SKPD setempat. (*)

Editor: Ahmad Kharisma

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY