Bapedalda Padang Uji Emisi Kendaraan Pribadi

0
182

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang melakukan pengujian emisi kendaraan pribadi di depan Makam Pahlawan, jalan S.Parman Lolong Padang, Selasa (23/8).

“Uji emisi kendaraan gratis tersebut dimulai pukul 08.00 WIB, dan dilaksanakan selama dua hari bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Komonikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Padang serta pihak terkait,” kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang, Edi Hasyimi, kemarin.

Uji emisi kendaraan ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006 tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan bermotor.

Dikatakannya, uji emisi atas gas buang kendaraan khususnya bagi roda empat bertujuan untuk mendata sejauh mana tingkat pencemaran udara di Kota Padang, khususnya disebabkan polusi yang dikeluarkan kendaraan roda empat.

Tak hanya itu, data yang didapatkan dari uji emisi ini juga digunakan untuk mengikuti program “langit biru” dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Edi menargetkan, kendaraan yang dilakukan uji emisi itu sebanyak 600 unit kendaraan.

“Dari sampel kendaraan inilah nantinya yang akan kita evaluasi, untuk mengetahui indeks pencemaran udara di Kota Padang yang di keluarkan dari gas buang kendaraan,” jelasnya.

Kemudian, bagi kendaraan yang lolos uji emisi, pihaknya memberikan stiker yang di pasang di kaca depan kendaraan.

Sementara bagi kendaraan yang tidak lolos uji emisi, diminta untuk melakukan perawatan yakni, tune up dan ganti oli secara teratur.

Lebih lanjut Edi menjelaskan, kegiatan uji emisi ini dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun lalu, memang ada sehagian kendaraan yang tak lolos uji emisi. Dan itu, jenis mobil pick up dengan bahan bakar solar.

“Bagi kendaraan yang tak lulus emisi, kita tidak bisa memberikan punishment. Sebab, Pemko tak memiliki kewenangan untuk itu. Namun, kita hanya memberikan semacam himbauan kepada pemilik kendaraan agar adanya kesadaran diri dari pengendara untuk melakukan perawatan rutin terhadap kendaraannya. Sehingga, emisi gas buang kendaraan yang dikeluarkan tak ikut mencemari udara Kota Padang,” katanya.

Ditambahkannya, untuk menciptakan kualitas udara kota yang bersih, memang dituntut kesadaran dari masyarakat pemilik kendaraan itu sendiri.

“Bila uji emisi dilakukan setiap tahun, tapi kesadaran dari masyarakat tetap tidak ada, maka percuma. Jadi kuncinya, kesadaran dari diri kitan sendiri,” tambahnya. (*)

Penulis: Renanda Putra

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY