DPR RI Dukung Padang Cetak 10 Ribu Wirausahawan Baru

0
134
ANGGOTA DPR RI, Ny Betti Shadiq Pasadigoe, Asisten II Bidang Ekbang Kesra Setko Padang, Eyviet Nazmar, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker), Amasrul, dan pejabat terkait lainnya berfoto bersama peserta Pelatihan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri, di di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balaikota Padang, Selasa (23/8).

PADANG, KP – Kota Padang terus berbenah untuk mencapai visi menjadi kota pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang sejahtera, religius, dan berbudaya.

Dalam mencapai visi tersebut, banyak program dan kegiatan diluncurkan, salah satunya mencetak 10.000 wirausahawan baru yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Walikota Padang diwakili Asisten II Bidang Ekbang Kesra, Eyviet Nazmar, saat membuka Pelatihan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri, di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Selasa (23/8).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Padang itu dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat I, Betty Shadiq Pasadigoe, dan beberapa pimpinan SKPD terkait serta stakeholder lainnya.

“Kegiatan ini penting dalam rangka mendukung salah satu dari 10 program unggulan (progul) Walikota dan Wakil Walikota Padang, yaitu menciptakan 10 ribu wirausahawan baru bagi warga masyarakat Kota Padang selama 5 tahun masa jabatan,” sebutnya.

ANGGOTA DPR RI, Ny Betti Shadiq Pasadigoe, Asisten II Bidang Ekbang Kesra Setko Padang, Eyviet Nazmar, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker), Amasrul, dan pejabat terkait lainnya berfoto bersama peserta Pelatihan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri, di di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balaikota Padang, Selasa (23/8).
ANGGOTA DPR RI, Ny Betti Shadiq Pasadigoe, Asisten II Bidang Ekbang Kesra Setko Padang, Eyviet Nazmar, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker), Amasrul, dan pejabat terkait lainnya berfoto bersama peserta Pelatihan Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri, di di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balaikota Padang, Selasa (23/8).

Eyviet meneruskan, pelatihan tersebut merumuskan kerangka atau acuan bagi para wirausahawan yang membutuhkan pelatihan-pelatihan untuk menunjang keterampilannya supaya bisa mandiri.

“Walaupun pelatihan hanya 3 hari, namun yang penting di sini adalah kita telah memacu semangat kewirausahaan bagi masyarakat. Setelah ini, akan dilakukan pembinaan lanjutan oleh SKPD terkait. Kita berharap upaya ini terus berlanjut sehingga dapat menurunkan angka pengangguran di Padang,” tutur Eyviet.

Sementara, Betti Shadiq Pasadigoe berharap pelatihan tersebut diikuti peserta dengan sebaik-baiknya oleh peserta sehingga dapat melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru yang pada gilriannya nanti dapat menampung tenaga kerja yang ada.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker), Amasrul, menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mempunyai usaha yang lebih baik dalam pengelolaan secara administrasi maupun pengelolaan keuangan. Dia menjelaskan, kegiatan itu dibiayai Ditjen Bina dan PKK Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI dengan menggunakan dana aspirasi anggota DPR RI tahun 2016 melalui Betti Shadiq Pasadigoe.

“Kegiatan berlangsung selama 3 hari, Selasa (23/8) hingga Kamis (25/8) dengan jumlah peserta 40 orang. Kegiatan dilaksanakan di dua kelurahan, yakni Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah dan kelurahan Sungai Sapih, Kuranji,” ucapnya.

Amasrul menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan menciptakan wirausahawan yang terampil dan berdaya saing. (ak/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY