Perampok Berpistol Gasak Toke Sapi, Rp 200 Juta Melayang

0
477
Para korban perampokan saat melapor di Mapolres Arouska
para korban perampokan saat melapor di Mapolres Arouska
Para korban perampokan saat melapor di Mapolres Arouska.

SOLOK, KP – Perampok berpistol alais senjata api (senpi) mengganas di Kabupaten Solok. Para pelaku mencegat seorang toke sapi di daerah sepi di kawasan Jorong Kubang nan Duo, Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki Kabupaten Solok, Senin malam (22/8). Akibatnya, uang tunai sebesar Rp200.230.000 hasil penjualan sapi dan 1 buah handphone merek Nokia berhasil digasak pelaku.

Berdasaekan informasi yang dihimpun di Mapolres Arosuka, Kabupaten Solok, korban perampok itu terdiri dari empat orang, yaitu Riswandi (33) asal Lolo KPGD Solok Selatan, Masrul, (43) warga Balun Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Kabupaten Solok Selatan, Nursal, (70) asal Jorong Galagah Alahan Panjang, Kabupaten Solok, dan Khairul Pasman (50) asal Koto Baru Muaro Labuh Solok Selatan.

Keempatnya dihentikan para pelaku perampokan persis di daerah lengang di Kawasan Kubang Nan Duo, Sirukam, Senim malam (22/8), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, keempat korban bermaksud hendak pulang ke Solok Selatan usai menjual sapi dagangannya. Namun, ketika melintasi Jalan Provinsi Solok-Alahan Panjang, di Sirukam, mereka dihentikan kawanan perampok yang menggunakan motor dan memakai penutup wajah serta helem.

Saat itu, para korban mengendarai mobil pickup L300. Tiba-tiba, mereka dihentikan orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Kondisi jalan yang sepi membuat para pelaku perampokan yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 4 orang itu leluasa memaksa para toke sapi untuk menyerahkan harta bendanya kepada para perampok.

Dalam sekejap, sebanyak Rp200 juta uang hasil penjualan sapi berpindah tangan. Usai melakukan aksinya, para perampok itu melarikan diri ke arah Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti.

“Kami sulit mengenali pelaku karena kondisi gelap ditambah mereka memakai penutup wajah,” jelas Riswandi, salah seorang korban perampokan ketika dijumpai awak media di Mapolres Arosuka, Selasa sore (23/8).

Selain para pelaku mengancam akan membubuh korban jika melawan, para pelaku juga sempat menembakan senjata api ke arah mobil korban.

Sementara, Kapolres Arosuka Kabupaten Solok, AKBP Reh Ngenana, melalui Kasat Reskrim AKP Edwin, menyebutkan kasus perampokan di Sirukam tersebut sudah ditangani Polres Arosuka.

“Setelah kita lakukan olah TKP, diduga proyektil peluru yang ditemukan adalah dari senjata api rakitan,” kata AKP Edwin.

Dijelaskannya, usai menggasak para pedagang sapi, pelaku kemudian memaksa korban untuk turun hingga salah seorang korban mengalami luka lecet pada bagian tangannya karena ditarik paksa oleh pelaku. Usai mengambil kunci mobil serta menggondol semua uang yang ada pada masing-masing korban, para pelaku kemudian kabur ke arah Sungai Nanam di Lembah Gumanti.

Para korban yang kebingungan, kemudian berusaha mencari bantuan dengan menghentikan kendaraan warga yang melintas di daerah yang terkenal rawan kejahatan itu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lembah Gumanti. Sedangkan sopir berusaha menghidupkan mobilnya dengan mencongkel kunci kontak mobilnya.

Mengetahui ada aksi perampokan di Siirukam, petugas Satreskrim dan Intelkam dari Mapolres Arosuka, Polsek Lembah Gumanti dan Polsek Payung Sekaki, langsung bergerak cepat dan melakukan olah TKP.

“Saat ini anggota kita masih berada di lapangan untuk mengungkap keberadaan pelaku,” pungkas AKP Edwin.

Atas kejadian tersebut, masyarakat dihimbau agar berhati-hati melintas di daerah rawan perampokan dan di jalan sepi.

“Kalau memang masyarakat membawa uang dalam jumlah banyak, mintalah bantuan petugas kepolisian dan kami siap membantu,” jelas AKP Edwin. (Wandy)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY