Hujan Merata Guyur Sumbar, Pusdalops PB Minta Masyarakat Waspada

0
114
Curah Hujan Sumatera Barat
Curah Hujan Sumatera Barat

PADANG, KP – Sumatra Barat (Sumbar) diguyur hujan lebat selama dua hari, sejak Selasa sore (23/8) hingga Rabu (24/8).

Informasi yang diterima KORAN PADANG dari Satgas Piket Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pudalops PB) Sumatra Barat, Rabu (24/8), hujan merata menyiram seluruh wilayah di Sumbar tiada henti dengan intensitas rata-rata ringan hingga lebat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kejadian bencana yang menonjol, kecuali ada pohon tumabng di beberapa daerah yang menghalangi akses jalan. Petugas di lapangan sudah melakukan upaya pembersihan.

Sementara, di Kota Padang terdapat beberapa titik longsor kecil yang mengganggu akses jalan, yaitu di daerah Panorama jalan penghubung antara Padang-Solok dan jalan menuju Teluk Bayur. Juga terdapat genangan air akibat luapan sungai yang menghambat akses jalan Padang-Painan di daerah Duku, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pessisir Selatan.

Pusdalops PB sendiri telah melakukan pantauan terhadap sejumlah daerah, terutama yang memiliki titik rawan bencana sejak adanya informasi peringatan dini dari Stasiun Atmosfer Badan Meteorologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin malam (23/8). Seluruh Satgas BPBD provinsi maupun daerah disiagakan karena potensi hujan diperkirakan masih akan terjadi di beberapa wilayah.

Berdasarkan informasi BMKG dalam peringatan dini cuaca per tanggal 24-26 Agustus, terdapat tekanan rendah di Samudra Pasifik sebelah barat Filipina.

Kemudian adanya pertemuan massa udara di Sumbar serta belokan dan perlambatan kecepatan angin di Selat Karimata hingga Laut Seram serta kelembaban udara tinggi di sebagian besar wilayah di Indonesia menyebabkan proses pertumbuhan awan hujan. Khsus wilayah Sumbar, kondisi itu diperkirakan akan menimbulkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung.

Petugas Pusdalops PB juga meminta masyarakat untuk waspadai jika terjadi hujan di atas 20 mm/jam dengan gejala hujan lebat. Sebab, hal itu dapat menimbulkan potensi bencana tanah longsor, banjir, genangan atau luapan, dan banjir bandang. Masyarakat juga diminta waspada terhadap pohon tumbang yang bisa menyebabkan terhambatnya akses jalan serta tertimpanya rumah. (ak/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY