Jembatan Batu Rijal Sudah Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

0
611

DHARMASRAYA, KP – Jembatan yang menghubungkan Nagari Muaro Sopan dan Nagari Batu Rijal Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya akhirnya dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Meski belum serah terima, pembangunan jembatan dengan menelan dana Rp40 miliar itu telah bisa dilewati kendaraan.

Menurut Camat Padang Laweh, Ibnu Hajar sebelum adanya jembatan ini, biasanya masyarakat sekitar memanfaatkan transportasi dengan menggunakan ponton atau perahu untuk menyeberangi sungai batang hari.

“Biasanya menggunakan ponton, maka dengan selesainya jembatan ini kendaraan roda empat, dan dua telah bisa melewatinya. Tentunnya, akses transportasi masyarakat tidak sulit lagi, dan bisa lebih cepat. Lalu, bagi pegawai puskesmas, dan kantor camat tidak ada alasan lagi untuk terlambat datang ke kantor maupun rapat,” ungkapnya.

Wakil Bupati Dharmasraya. H. Amrizal dt Rajo Medan juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung jembatan tersebut, Rabu (24/8). Dalam kunjungannya, beliau berdialog langsung dengan masyarakat, menerima aspirasi, dan uneg-uneg yang disampaikan oleh masyarakat Padang Laweh.

Wabup meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, dan waspada akan tindak kriminal yang akan terjadi. Karena, dengan selesainya pengerjaan jembatan ini akan memudahkan pula akses para pelaku kriminal untuk melakukan aksi kejahatan seperti, maling sapi dan sawit.

“Jembatan ini telah bisa dilewati, tentunya kendaraan sudah lalu lalang. Kita jangan sampai lengah, karena kita berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi dan Provinsi Riau. Bisa saja kejahatan akan terjadi,” ujarnya

Usai mengunjungi jembatan Batu Rijal, politis Hanura ini juga melakukan peninjauan kerusakan jembatan Pulai yang membentang di atas Sungai Batanghari, Jorong Pulai, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung.

Didampingi Kadis PU Junaedi Yunus, Asisten Pemerintahan Irsyad, Kadis Kesehatan, Erina dan Kabag Humas dan Protokol Budi Waluyo, kondisi jembatan pulai mengalami kerusakan parah.

“Bagi kendaraan berat yang biasa melewati jembatan pulai kini, telah bisa melewati Jembatan Batu Rijal. Meski jaraknya sedikit lebih jauh, namun keamanan penggunanya lebih terjamin, dan dapat menghindarkan terjadinya keruntuhan jembatan yang berakibat fatal. Sebagai ganti sementara silahkan menempuh jalur Sungai Atang-Muaro Sopan yang jembatannya lebih aman, dan jalannya lebih baik,” kata wabup.

Untuk kendaraan berat di atas dua ton, mulai saat ini dilarang melintasi jembatan pulai. “Saya tegas juga kepada Dinas terkait tolong diawasi kendaraan yang melebihi muatan itu,” harapnya. (nofri guntala)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY