Pengurus Periode 2016 – 2021 Ditetapkan, Pemko Siapkan Rp1 M Pembenahan Masjid Agung Nurul Iman

0
108

PADANG, KP – Aset dan pengelolaan Masjid Agung Nurul Iman telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Padang. Hibah masjid ini dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada Pemko Padang beberapa waktu lalu.

Tak ingin berlama-lama, Pemerintah Kota Padang langsung membentuk pengurus masjid periode 2016 – 2021.

Dibentuknya pengurus Masjid Agung Nurul Iman untuk mensiarkan agama dan menjaga kebersihan, ketertiban serta keindahan masjid. Pengurus periode 2016-2021 ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Padang nomor 326 tahun 2016 yang ditandatangani 12 Agustus 2016 lalu.

“Ketika diserahterimakan, kami menindaklanjutinya dengan membentuk pengurus masjid,” ujar Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo usai menghadiri rapat pengurus Masjid Agung Nurul Iman, baru-baru ini.

Walikota berharap, dengan dibentuknya pengurus, imarah (pembangunan dan kemakmuran) masjid tersebut akan terlihat. Pemko Padang pun sudah menyiapkan dana cukup besar untuk membenahi fungsi masjid.

“Kita menyiapkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk pembenahan masjid ini,” terang Mahyeldi.

Sebelum diserahterimakan dari Pemprov Sumbar, dulunya Pemko Padang tidak bisa melakukan pembenahan kepada Masjid Agung Nurul Iman ini. Walikota berharap melalui pengurus masjid yang dipimpin Sekdako Padang, masjid akan terkelola dengan baik.

“Dengan itu nantinya kita harapkan kehadiran takmir (pengurus masjid) akan betul-betul dirasakan oleh masyarakat Kota Padang.

Cukup banyak mimpi walikota agar masjid ini menjadi tempat beribadah yang nyaman. Di depan pengurus, walikota menyampaikan keinginan agar masjid ramai dan dibenahi dengan baik.

“Pengurus kita harapkan merancang dan mensinergikan sehingga masjid dikunjungi dan shalat lima waktu berjalan baik,” ungkap walikota.

Tidak itu saja, walikota berkeinginan lantai satu masjid benar-benar dibenahi. Tikar baru juga segera dibentang. Begitu juga atap dan lantai yang bocor segera diperbaiki.

“Kita harapkan fasilitas masjid ini baik,” sebut Mahyeldi.

Dalam susunan kepengurusan tersebut, terdapat dewan pembina, penasehat, badan pelaksana, serta enam bidang. Ketua harian diamanahkan kepada Mulyadi Muslim. Sedangkan sekretaris umum dan juga bendahara dipegang oleh Sudarman dan Budi Kurniawan.(nda/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY