Semua Kedai di Jalan Samudera Berhasil Dibongkar

0
158

PADANG, KP -Pembongkaran kedai-kedai di pinggir pantai di kawasan Jalan Samudera tuntas dilaksanakan, Rabu (24/8). Saat ini, tidak ada lagi bangunan yang menghalangi pemandangan ke laut lepas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Medi Iswandi, kemarin, mengatakansebelum batas waktu yang ditentukan untuk pembongkaran kedai-kedai tersebut, pedagang sudah terlebih dahulu mengosongkan lapaknya.

“Pedagang sangat kooperatif. Mereka telah membongkar sendiri lapaknya sebelum waktu yang dijadwalkan,” kata Medi.

Menurutnya, terdapat 65 bangunan kedai yang berdiri di bibir pantai tersebut. Hampir semua bangunan itu dibongkar sendiri oleh pedagang yang menempatinya. Sehingga, petugas dari tim gabungan tinggal melaksanakan pembersihan dan meratakan lahan untuk rencana pembangunan pedestrian.

Lebihlanjut dipaparkannya, pedagang yang tadinya menempati kedai akan tetap berjualan di kawasan pantai dengan menggunakan gerobak. Sebanyak 250 unit gerobak sudah disediakan oleh Pemko Padang. Gerobak itu dibagikan kepada pedagang untuk dipergunakan mulai petang hari hingga malam. Usai berdagang, kawasan itu agar dikosongkan kembali.

Sementara, Camat Padang Barat, Arfian, menuturkan keberhasilan penertiban pedagang di Jalan Samudera itu adalah berkat dukungan semua pihak, termasuk masyarakat. Meskipun pada awalnya ada pedagang yang menolak ditertibkan, namun akhirnya mereka menyadari penataan kawasan itu harus dilakukan untuk keindahan objek wisata.

Sementara, Iswanto Kwara dari fraksi PDIP DPRD Padang menyampaikan dukungannya pada pembersihan yang dilakukan Pemko terhadap PKL di sepanjang Jalan Samudera. Dia juga mengapresiasi sikap kooperatif para pedagang.

“Mari beri apresiasi kepada pedagang yang telah membongkar lapak-lapak mereka dengan penuh kesadaran,” ujarnya, kemarin.

Dia meminta masyarakat untuk sama-sama mendukung program yang ada demi kemajuan Kota Padang jangka panjang.

“Namun, pembongkaran yang dilakukan itu jangan sampai menyulitkan dan membuat masyarakat pedagang kehilangan mata pencaharian,” katanya. (Monica Febby)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY