Warga Binaan LP Dibekali Life Skill

0
443

LIMAPULUH KOTA, KP – Belasan warga binaan di Lembaga Pembinaan (LP) Khusus Anak dan Perempuan Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh mengikuti pelatihan keterampilan hidup (Life Skill) servis barang elektronik peralatan rumah tangga.

“Pelatihan tersebut akan memberikan bekal hidup bagi warga binaan setelah mereka bebas nanti. Sehingga, mereka tidak lagi mengulang perbuatan yang pernah mengantarkan mereka ke balik jeruji besi,” sebut Kepala Lapas, Agus Rahmatamin melalui Kasie Binadik dan Giatja,Masri didampingi Darisman, Selasa sore (23/8).

Dikatakannya jenis pelatihan yang diberikan tersebut, diantaranya, pelatihan servis kulkas, AC, AC mobil dan mesin cuci. Kegiatan tersebut, merupakan kerjasama LPKA dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan warga binaan. Sehingga, mereka memiliki bekal setelah bebas nanti,” sebut Agus.

Ia menambahkan, mereka yang mengikuti pelatihan ini adalah, yang berusia kurang dari 40 tahun, berkelakuan baik, dan akan bebas dalam waktu dekat.

Sementara, Rama (33) warga binaan asal Padang yang tersandung kasus pencurian mengaku, sangat terbantu dengan keterampilan yang diberikan. Bahkan, setelah bebas nanti ia berencana akan membuka usaha perbaikan alat eletronik.

“Alhamdulillah, keterampilan yang diberikan sangat membantu kami, mudah-mudahan setelah bebas nanti bisa bermanfaat buat saya,” sebut ibu satu anak ini.

Selain itu, ia juga berharap kedepannya, sejumlah peralatan untuk pelatihan keterampilan ini bisa lebih dilengkapi.

Sedangkan dua orang instruktur pelatihan, Muzahar dan Alimin dari BLK Payakumbuh dan BLK Pariaman mengatakan, mereka yang mengikuti pelatihan cukup mampu untuk menyerap pengetahuan yang diberikan. Kedepan, mereka tinggal memperdalam materi dan praktek yang diberikan.

Tambahnya, semula mereka yang mengikuti pelatihan ini mencapai 16 orang, namun dalam beberapa waktu, tiga orang diantarannya telah bebas terlebih dahulu.

Selain pelatihan servis elektronik, sebelumnya juga pernah dilaksanakan pelatihan pembuatan sabun, dan pelatihan sablon. Pihak Lapas mengaku, siap menerima perbaikan alat elektronik warga dari luar yang mengalami kerusakan. (doddy sastra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY