Yuni Ushi Johan, Psikolog Berjiwa Wira Usaha

0
551

PADANG, KP – Sebagai seorang psikolog, Yuni Ushi Johan, S.Psi Psikolog ternyata memiliki jiwa wira usaha yang tinggi. Wanita yang pada kecilnya itu memiliki cita-cita sebagai dokter tersebut sudah membuktikannya ketika mengawali kuliah di Universitas Wangsa Manggala Yogyakarta jurusan Psikologi tahun 1994.

Diawali dengan hobi memasak, Yuni memiliki jiwa sosial yang tinggi. Masakan yang dibuatnya selalu dibuat berlebih dengan tujuan dibagikan kepada teman-teman dan tetangga sekitarnya.

Karena masakannya enak dan lezat membuat rekan-rekannya memaksa Yuni untuk membuka usaha kuliner. Awalnya, hanya orderan dari rekan-rekan saja, namun akhirnya Yuni terjun juga ke usaha kuliner ini.

Psikolog yang sudah memiliki klien sekitar 200 perusahaan se-Sumatera ini memulai usaha kulinernya dengan membuka warung lontong yang berkembang menjadi rumah makan.

“Awalnya hanya orderan dari rekan-rekan saja, namun atas desakan kawan-kawan saya memberanikan diri membuka warung lontong yang akhirnya berkembang menjadi rumah makan,” kata Yuni saat berbincang-bincang dengan KORAN PADANG, kemarin di Padang.

Bukan hanya itu, saat membuka usaha kuliner, Yuni juga menjadi ibu kos dengan memiliki rumah sewa beberapa kamar. Kendati Yuni tidak memiliki rumah, namun dia melihat peluang usaha ketika si pemilik rumah menawari dirinya menyewa satu bulatan rumah.

“Saya hanya butuh paviliun rumah saja. Namun, pemilik rumah meminta saya untuk menyewa satu bulatan rumah. Akhirnya saya menyanggupinya. Saya hanya memakai paviliunnya saja, dan rumah besarnya saya sewakan kepada mahasiswa setelah mendapat persetujuan dari pemilik rumah,” kata Yuni.

Kendati sudah bisa mandiri, namun ternyata usaha Yuni ini tidak diketahui oleh orang tua. Pasalnya, orang tua Yuni berpesan ketika melepas ke Yogyakarta hanya untuk kuliah.

“Sampai saya wisuda dan orang tua saya ajak makan di rumah makan saya, mereka belum mengetahuinya. Sampai akhirnya saya beritahu juga. Sekarang usaha kuliner di Yogyakarta dilanjutkan oleh adik,” jelas Yuni.

Kembali ke Padang tahun 2000, Yuni mendirikan Lembaga Psikologi Progressive Reflection (LP2R) di Jalan Kemuning Komplek Dangau Teduh Padang. Lembaga ini berkembang pesat dengan memiliki klien sampai 300 perusahaan se-Sumatera.

Tidak hanya itu, Yuni pun melihat peluang usaha dengan mendirikan homestay di dekat kantornya. Hanya saja, homestay ini terbatas untu kliennya saja. “Setiap peluang usaha yang nampak harus kita ambil. Peluang itu tidak datang dua kali. Untuk itu, kita harus mengambilnya,” ujar wanita satu anak ini.

Kendati sekarang Yuni sudah berhasil, namun jiwa sosialnya masih terus dijaganya. Yuni mengangkat anak asuhan dan kadang-kadang memberikan konsultasi gratis bagi pasiennya.

“Kalau pasiennya berasal dari keluarga kurang mampu maka akan kita gratiskan. Kita tentu ingin berbagi dengan mereka. Tidak semua harus komersil, namun harus ada juga sisi sosialnya,” jelas Yuni. (perdana putra)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY