Awal September, Padang Mulai Terapkan Parkir Meter

0
497

PADANG, KP – Kendati perlahan namun pasti, keinginan Kota Padang menjadi smart city sudah mulai terwujud. Pasalnya, mulai 1 September mendatang, parkir meter mulai diterapkan di Kota Bingkuang ini.

“Baru tiga lokasi parkir meter tahap awal diterapkan di Kota Padang, seperti di Jalan Permindo, Jalan Pondok, Jalan Niaga,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Padang, Dedi Henidal bersama para pimpinan perusahaan PT. Mas Arya Tunggal Abadi (Matta) kepada para wartawan, Rabu (24/8) di kantor Dishubkominfo Padang.

Dijelaskannya, parkir meter diterapkan untuk sepeda motor dengan tarif Rp2000 pada 1 jam pertama dan Rp1.000/jam berikutnya serta ditambah dengan premi asuransi Rp200 setiap kali masuk. Lalu, untuk mobil tarif Rp3000 pada 1 jam pertama, dan 1.000/jam berikutnya dengan premi Rp300 setiap kali masuk.

“Dengan penerapan parkir meter ini, kendaraan yang diparkir lebih aman, dan dijamin asuransi bila terjadi kehilangan, dan kerusakan pada kendaraan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disebutkan, harga kartu perdana pembayaran parkir meter perdana Rp20 ribu dengan saldo Rp10 ribu, perdana Rp30 ribu dengan saldo Rp20 ribu, dan perdana Rp60 ribu dengan saldo Rp50 ribu.

Disamping itu, kartu bisa diisi ulang dengan nominal Rp10 ribu, Rp20 ribu dan Rp50 ribu. Kartu ini, hanya dapat digunakan untuk transaksi di alat parkir meter. Apabila tak digunakan, saldo yang ada di dalam kartu tidak akan hangus, dan tidak ada masa kadaluarsa.

“Saat penggunaan saldo minimal Rp3.300 untuk mobil, Rp2.200 untuk sepeda motor dan hanya berlaku parkir selama 1 jam. Maksimal saldo Rp1 juta,” ujar Dedi.

Dikatakan Dedi, sistem kerjasama Pemko dengan PT MATA selama 15 tahun. Tahap awal, perusahaan tersebut menstorkan potensi parkir di tiga wilayah tersebut Rp350 juta.
Kemudian, dibulan kedua baru bagi hasil 50 persen dengan PT Matta, setelah dikeluarkan biaya operasional, dan nilai investasi. Setelah 15 tahun tersebut, parkir meter itu milik Pemko dan sepenuhnya masuk PAD Kota Padang.

Dedi menambahkan, pada tahun 2016 ini juga akan ditambahkan 5 kawasan lagi akan dipasang parkir meter. “Dengan parkir meter ini, maka akan lebih transparan dan akuntable serta jelas uang masuk ke kas PAD Kota Padang. Lalu, tak ada kebocoran dan mendukung pembayaran non tunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia (BI),” imbuh Dedi.

Sementara Direktur Utama PT MATTA, Ade Syofyan mengatakan, sebanyak 43 parkir meter dipasang untuk motor, dan 32 parkir meter untuk mobil pada tiga jalan tersebut dengan nilai investasi secara keseluruhan Rp3,6 miliar. “Isi ulang saldo dilakukan di pos pelayanan yang ada di tiap ruas jalan yang telah dipasang parkir meter,” katanya.

Cara mengunakan mesin parkir meter itu, jelasnya, perhatikan nomor Satuan Ruang Parkir (SRP), tekan tombol nomor SRP di mesin yang berkode sama lalu tempelkan kartu pembayaran pada bagian pembaca kartu di mesin tersebut. Apabila meninggalkan lokasi parkir, ulang kembali proses seperti awal tersebut. (Renanda Putra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY