BPBD Sumbar Himbau Masyarakat daerah Rawan Bencana Tetap Waspada

0
235
Hujan disertai angin membuat warga menepikan kendaraan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, foto diambil, depan SPBU Mata Air, Kamis (25/8). Foto: Bobby Febrianda
Hujan disertai angin membuat warga menepikan kendaraan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Foto diambil, depan SPBU Mata Air, Kamis (25/8). Foto: Bobby Febrianda

PADANG, KP – Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat mengguyur sebagian wilayah Sumbar sejak Selasa (23/8) diprediksi akan terjadi pada beberapa hari kedepan.

Menyikapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mengimbau seluruh personil di kabupaten/kota, terus meningkatkan kewaspadaan. Begitu juga dengan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana banjir dan longsor.

Kalaksa BPBD Sumbar, Zulfiatno melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Pagar Negara, Rabu sore (24/8) mengatakan, BMKG memprediksi hingga 26 Agustus nanti terdapat tekanan rendah di Samudra Pasifik sebelah barat Philipina. Sehingga, hujan dengan intensitas ringan masih akan terjadi.

Adanya pertemuan massa udara di Sumatra Barat serta belokan dan perlambatan kecepatan angin terdapat di selat Karimata hingga laut Seram. Kelembaban udara tinggi di sebagian besar wilayah di Indonesia, mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Untuk wilayah Sumatra Barat berpotensi hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang serta puting beliung.

“Diperkirakan fenomena cuaca ini dari pantauan citra satelit, menurut Satgas Pusdalops akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bisa jadi hingga malam hari nanti. Untuk itu seluruh jajaran BPBD baik di provinsi hingga kabupaten/kota di wilayah Sumbar saat ini untuk siaga, dan menyiapkan peralatan yang dimiliki serta berkoordinasi dengan jajaran, dan relawan kebencanaan terkait di masing-masing wilayahnya,” terangnya.

Menurutnya, hal yang harus diwaspadai jika terjadi hujan diatas 20 mm/jam dengan gejalanya berupa hujan lebat, maka potensi bencana yang akan terjadi seperti saat ini bisa berupa tanah longsor, banjir genangan atau luapan, dan banjir bandang.

Lalu, waspada juga terhadap pohon tumbang yang bisa menyebabkan terhambatnya akses jalan serta tertimpanya rumah.

“Jika hujan lebat terjadi dalam durasi lama, kami menghimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai ataupun perbukitan yang rawan longsor untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sebab, hujan lebat dan gerakan tanah yang terjadi dapat berpotensi banjir dan longsor,” pungkasnya.(bobby febrianda)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY