Hujan disertai Angin Membuat Cemas Warga

0
456
Hujan disertai angin membuat warga menepikan kendaraan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, foto diambil, depan SPBU Mata Air, Kamis (25/8). Foto: Bobby Febrianda
Hujan disertai angin membuat warga menepikan kendaraan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, foto diambil, depan SPBU Mata Air, Kamis (25/8). Foto: Bobby Febrianda

PADANG, KP – Cuaca tidak menentu yang terjadi beberapa hari belakangan ini membuat cemas warga, apalagi yang tengah beraktifitas maupun dalam perjalanan jauh.

Seperti data yang dilansir dari website Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika, Kamis (25/8) berlaku dari tanggal 07.00 wib, bmkg.go.id melansir, Kota Padang hari ini hujan sedang dengan suhu : 22 – 30 °C , kelembaban : 65 – 97 %, kecepatan angin : 23 (km/jam) dengan arah Angin : Barat. Sebagian besar wilayah Sumatra Barat juga mengalami hujan sedang maupun ringan serta berawan. Keadaan cuaca diperkirakan hingga esok 26 Agustus 2016, cuaca masih relatif sama yakni Painan, Lubukbasung, Tua Pejat, Padang akan mengalami hujan sedang, tetapi wilayah seperti Arosuka, Parikmalintang, Simpang Empat, Solok, Pariaman diprediksi hujan ringan dan Muarosijunjung Batusangkar, Sarilamak, Lubuk Sikaping, Pulau Punjung, Padang Aro, Sawahlunto dan Payakumbuh berpotensi berawan.

Pantauan Koran Padang, Hari ini, sekitar jam 11.04 wib, hujan masih mengguyur Kota Padang, angin yang disertai hujan membuat warga yang melewati Jalan ada pepohonan dan baliho tampak was-was dan berhenti untuk menunggu hujan reda, karena takut pepohonan dan baliho yang berjejer yang dapat menimpa.  Hujan disertai angin masih terjadi hingga berita ini diturunkan.

Salah seorang pengendara motor Edi, mengatakan, hujan disertai badai ini sangat menakutkan, apalagi melewati kawasan ini karena berdampak buruk, sebab bisa saja pohon itu patah ranting dan menimpa pengendara.

“Biar berhenti dahulu, jika hujan sudah reda, baru melanjutkan perjalanan,” katanya.

Sementara itu, Neti mengatakan, cuaca saat ini tidak dapat ditebak, mungkin karena faktor iklim yang saat ini mulai berubah -ubah , sehingga mesti hati-hati jika berkendara. Selain itu, hindari juga jalan yang banyak pepohonan.(Bobby Febrianda)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY