Bupati Sutan Riska Belum ‘Tulis’ Nama-nama Pejabat

0
189

 

PULAUPUNJUNG, KP – Pasangan kepala daerah Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan H. Amrizal Dt. Rajo Medan sudah dapat melakukan perombakan organisasi perangkat daerah karena Peraturan Daerah (Perda) terkait pembentukan perangkat daerah telah disahkan DPRD Dharmasraya beberapa waktu lalu.

“Organisasi perangkat daerah yang kita ajukan sebanyak 36 unit SKPD. Di antara perangkat daerah yang akan dibentuk tersebut17 SKPD di antaranya merupakan SKPD tipe A, 8 SKPD tipe B, dan sisanya SKPD Tipe C,” kata Bupati Sutan Riska, Senin(29/8).

Menurut Bupati, SKPD tipe A yang diajukan itu terdiri atas Sekretariat Daerah, Inspektorat, Dinas Pertanian, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perencanaan, Penelitian,dan Pengembangan Daerah, Badan Keuangan Daerah,dan 10 SKPD Kantor Camat.

Sedangkan SKPD tipe Bterdiri atas Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda,dan Olahraga, Dinas Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pangan dan Perikanan,dan Pemerintahan Kecamatan Padang Laweh.

Sementara SKPD tipe C terdiri atas Sekretariat DPRD, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman,dan Pertanahan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berncana, Pemberdayaan Perempuan,dan Perlindungan Anak, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perhubungan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,dan Badan Kepegawaian, Pendidikan,dan Pelatihan Daerah.

Isu Mutasi

Terkait isu mutasi jabatan yang berhembus kencang di Bumi Ranah Cati Nan Tigo dalam sebulan terakhir dikalangan aparatur sipil negara (ASN), Bupati menegaskan bahwa belum ada nama-nama yang disiapkan.

“Jangan percaya isu itu sehingga berdampak pada kinerja aparatur,” tegasnya.

Dikatakannya, isu tersebut tidakbenar karena sampai saat ini dia selaku kepala daerah sama sekali belum menyiapkan nama-nama yang akan menduduki jabatan tertentu.

Lebih lanjut Bupati memintaagar seluruh aparatur sipil negara tidak lagi terpengaruh isu itu dan diharapkan tetap melaksanakan tugas dengan baik serta memberikan layanan prima kepada masyarakat.

“Saat ini saya bersama Pak Wabup sedang melihat dan mengamati kinerja para pejabat. Jika kinerjanya baik, dia akan promosi dan jika kinerjanya kurang baik, maka perlu didorong menjadi lebih baik,”tukas bupati. (Nofri Guntala)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY