Pengembangan Parwisata, Bukittinggi dan Agam Sepakat Saling Mendukung

0
240
WALIKOTA Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias, mengangkat bendera star saat melepas peserta olahraga gerak jalan santai dari Jam Gadang ke Sonsang dalam rangkaian Festival Sonsang, Minggu lalu (28/8). OKI RAMADHANI

 

WALIKOTA Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias, mengangkat bendera star saat melepas peserta olahraga gerak jalan santai dari Jam Gadang ke Sonsang dalam rangkaian Festival Sonsang, Minggu lalu (28/8). OKI RAMADHANI
WALIKOTA Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias, mengangkat bendera star saat melepas peserta olahraga gerak jalan santai dari Jam Gadang ke Sonsang dalam rangkaian Festival Sonsang, Minggu lalu (28/8). OKI RAMADHANI

BUKITTINGGI, KP – Pemko Bukittinggi siap mendukung semua iven kepariwisataan yang diselenggarakan pemkab dan masyarakat Agam. Sebab, kepariwisataan itu sasaran dan cakupannya tak kenal batas wilayah administrasi.

“Kita sangat mendukung iven dan upaya pengembangan pariwisata yang digelar Pemkab Agam karena secara langsung berkontribusi terhadap jasa yang dikelola pelaku ekonomi di Kota Bukittinggi,” tegas Walikota Ramlan Nurmatias ketika membuka Sonsang Festival di pelataran Taman Jam Gadang, Minggu lalu (28/8).

Wako memisalkan kontribusi dari segi akomodasi di mana para peserta kegiatan pariwisata itu akan menginap dan menikmati kuliner khas di Kota Bukittinggi. Demikian pula jasa kepariwisataan lainnya yang bisa diakses melalui pelaku ekonomi lokal seperti transportasi dan cenderamata.

Sonsang Festival diikuti ratusan peserta meliputi kegiatan jalan santai dan sepeda santai menelusuri rute sepanjang 15 km dari Jam Gadang dan finish di Telaga Tirta Sari Sonsang, Kecamatan Tilatangkamang, Agam.

Kegiatan itu, menurut Ramlan Nurmatias, sangat baik terhadap aktivitas ekonomi baru yang dikelola masyarakat setempat. Karena itu, dia mengapresiasi perantau dan masyarakat yang menggelar festival tersebut. Selain itu, jarak antara Bukittinggi dan Nagari Sonsang hanya terpaut 15 kilometer sehingga dapat saling mendukung dari kacamata kepariwisataan.

Festival itu dibuka dengan melepas peserta di pelataran Jam Gadang oleh Walikota Ramlan Nurmatias.

Ketua Pelaksana, Akmal Yusmar, menyebut festival bertujuan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dan sebagai publikasi pada dunia bahwa ada sesuatu yang harus dilihat di Kenagarian Sonsang.

“Dulu, pemuda dan masyarakat Sonsang dikenal dengan produk kerajinan membuat ikat cincin dan jahitan bordir. Namun, perajin setempat kalah bersaing oleh produk luar dan terpaksa meninggalkan usaha tersebut. Kini, harapan baru membersit dari sektor pariwisata setelah dibukanya objek wisata baru di Sonsang berupa Telaga Tirta Sari, ” kata Akmal.

Sonsang festival dimulai sejak 25 Agustus lalu dengan agenda antara lain Sonsang Religi, tabligh akbar, International Trail Running membelah Bukit Barisan, sepeda dan jalan santai. Kegiatan itu diharapkan jadi iven tahunan. Maka itu, pihak panitia menggandeng TV Bernama, Malaysia, di samping media nasional dan lokal untuk promosi besar-besaran. (Oki Ramdhani)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY