Populasi Urang Awak Hanya 2 Persen, tapi Berpengaruh Besar bagi Bangsa

0
710

BATUSANGKAR,KP – Sejak diberlakukan otonomi daerah, rasa kedaerahan menjadi penting terutama untuk mendorong dan memperkuat peran perantau dalam membangun daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPD RI, Irman Gusman, saat memberi sambutan pada acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Tanah Datar (KKTD) Jabodetabek, Minggu(28/8), di Gedung Serba Guna Cattelya Senayan, Jakarta.

Menurut Irman Gusman, rasa kedaerahan itu bukan berarti mengecilkan nasionalisme dan memicu SARA, tetapi sebaliknya menjadi pendukung kuatnya sosial ekonomi nasional oleh kokohnya sosial ekonomi di masing-masing daerah.

Dia mengapresiasi kegiatan halal bihalal tersebut karena dapat menunjukkan eksistensi warga Minangkabau yang hanya 2 persen dari populasi Indonesia namun SDM-nya sangat mumpuni, dibuktikan dengan keberadaan tokoh asal Minang yang berkiprah di legislatif dan eksekutif serta di sektor penting lainnya.

“Contohnya saja, ada 60 orang anggota DPR RI dan 10 orang anggota DPD RI berdarah Minang. Belum lagi yang dipercaya menjadi menteri, termasuk sumando urang awak,” jelasnya. “Ini sebuah pengakuan sekaligus tanggungjawab untuk membangun kampung halaman dan bangsa yang besar ini,” tambah Irman Gusman.

Sementara,Bupati Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi, didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma menyampaikan terimakasih atas antusias tinggi perantau. Hal itu dianilainya sebagai bentuk rasa cinta dan kepedulian tinggi terhadap kampung halaman.

“Sinergitas dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan perantau merupakan modal besar membangun Tanahdatar,” kata Irdinansyah.

Kepada pengurus KKTD periode 2016-2021 yang diketuai H. Yuherman, Bupati mengajak untuk menjalin persatuan sebaik mungkin.

Melalui forum itu, bupati juga menyampaikan RPJMD Tanah Datar 2016-2021 sudah diperdakan, artinya kepala daerah telah mempunyai pedoman yang jelas membangun Tanah Datar 5 tahun ke depan, dokumen perencanaan ini mengakomodir pemikiran, saran dan masukan perantau melalui acara diskusi publik yang telah beberapa waktu lalu.

Hadir dalam halal bihalal itu mantan bupati Tanahdatar 2000-2005, Masriadi Martunus, Bupati 2005-2015, Shadiq Pasadigoe, dan mantan Menteri ESDM, Archandra Tahar.

Senada, Ketua DPRD Tanahdatar, Anton Yondra, turut mengungkapkan besarnya sumbangsih perantau terhadap pembangunan kampung halaman.”Jika diakumulasikan dana yang dikirimkan ke kampung halaman, lebih besar dari APBD Tanahdatar itu sendiri,”kata Anton. (Nasrul Chaniago)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY