Nota Pengantar APBD-P, Pendapatan Daerah Turun

0
194

PADANG, KP – Nota Pengantar Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2016 diserahkan Pemprov Sumbar ke DPRD Sumbar, Rabu (31/8).

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam nota tersebut menyampaikanPendapatan Asli Daerah (PAD) turun Rp2,5 miliar atau 0,13 persen dari APBD awal sebesar Rp1,894 triliun menjadi Rp1,892 triliun. Kemudian, dana perimbangan turun Rp1,7 miliar atau 0.07 persen di mana pada APBD awal sebesar Rp2,649 triliun dan di APBD-P menjadi Rp2,647 triliun.

Selanjutnya, pada lain-lain pendapatan daerah yang sah justru terdapat peningkatan sebesar Rp36 miliar. Di APBD awal, totalnya Rp51,889 miliar.

Sementara di APBD-P direncanakan sebesar Rp88,331 miliar.Kemudian, belanja langsung yang semula hanya Rp2,113 triliun naik menjadi Rp2,128 triliun atau mengalami peningkatan 0,72 persen.

Gubenur menyebutkan penambahan belanja langsung itu akan dimanfaatkan untuk menunjang beberapa sasaran pembangunan.

Diantaranyauntuk meningkatkan pelayanan semua rumahsakit daerah yang telah berstatus BLUD, dukungan kelanjutan pembangunan Masjid Raya Sumbar, penambahan biaya perkantoran, dan penyesuaian biaya perjalanan dinas.

Selain biaya langsung, belanja tidak langsung juga naik sebesar 0,59 persen dari yang semula Rp2,66 triliun, di APBD-P naik jadi Rp,2,67 triliun.

Kenaikan belanja tidak langsung itu disebabkan beberapa faktor, seperti kenaikan belanja bagi hasilkabupaten/kota sebesar 5,05 persen di mana besar belanja bagi hasil kabupaten/kota yang semula Rp664 miliar, di APBD-P direncanakan sebesar Rp694 miliar.

Tak hanya itu, kenaikan juga disebabkan bantuan keuangan kabupaten/kota yang meningkat sebesar 6,67 persen. Dari semula Rp150,7 miliar menjadi Rp160,7 miliar.

Di lain hal, belanja pegawai berkurang dari Rp741 miliar menjadi Rp715 miliaratau turun sebesar 3,49 persen. Sedangkan belanja hibah BOS tetap berada diangka Rp1,052 miliar.

“Semua kegiatan yang dianggarkan di APBD-P merupakan kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam waktu singkat, menyesuaikan dengan sisa waktu yang tersedia,” ucap Gubernur.

Sementara, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim, mengatakandengan telah disampaikannya nota pengantar APBD-P, maka pembahasan akan segera dilakukan.

Ditargetkan Bulan September ini bisa rampung. Dia membenarkan adanya penurunan PAD, namun hal itu bukan persoalan berarti. “Kita akan carikan solusi untuk ini,” pungkasnya. (Fahmi Yuhendra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY