Sastri Andiko: “Kita Setuju Anggota Dewan dan ASN di Tes Urine”

0
147

LIMAPULUH KOTA, KP – Narkoba benar-benar sudah merupakan ancaman serius bagi bangsa ini. Buktinya, meski pidana mati sudah dijatuhkan pengadilan terhadap pengedar narkoba, ternyata belum membuat pelaku kecut dan jera.

Kecemasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Sastri Andiko, ketika diwawancarai KORAN PADANG, Rabu (31/8) menyikapi maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kabupaten Limapuluh Kota benar-benar sudah darurat narkoba. Hal itu dibuktikan, hampir setiap minggu kita baca berita di media massa pihak Polres Limapuluh Kota berhasil menangkap pengedar, pemakai dan kurir narkoba,” sebut Sastri Andiko.

Menurut Sastri Andiko, adanya peningkatan penyalahgunaan narkoba di daerah ini, sudah saatnya masalah narkoba ini disikapi dengan serius dengan melibatkan semua pihak.

Diakui Sastri Andiko, jika Kabupaten Limapuluh Kota dibersihkan dari peredaran narkoba, tentunya sebagai langkah awal, aparatnya dulu bersihkan.

“ Sebagai pimpinan DPRD, saya setuju dan berharap kepada BNN Kota Payakumbuh untuk melaksanakan tes urine bagi pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota, “ujar Sastri Andiko.

Lanjut Sastri Andiko, dia tidak hanya setuju dilakukannya tes urine bagi pejabat dan ASN yang ada di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota, namun juga bagi anggota DPRD Limapuluh Kota.

“ Kita juga setuju jika BNN melakukan tes urine kepada seluruh anggota dewan beserta staf di Sekretariat DPRD. Hal ini bukan kita menuding adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan DPRD Limapuluh Kota, namun tujuannya untuk membuktikan bahwa DPRD juga turut mendukung semangat pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” sebut politisi Partai Demokrat itu. (Doddy Sastra)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY