Razia ‘Mobil Bergoyang’, Satpol PP Amankan Empat Pasangan Remaja

0
877
PETUGAS Satpol PP Padang menggerebek sejumlah mobil yang parkir dan diduga penumpangnya berbuat mesum, Minggu dinihari WIB (2/10). IRWANDA SAPUTRA

PADANG,KP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) yang acapkali meresahkan masyarakat, Minggu dinihari WIB (2/10). Kali ini, petugas penegak perda itu merazia mobil yang terparkir di berbagai tempat, yang disinyalir dijadikan tempat berbuat maksiat.

Alhasil, sedikitnya tujuh remaja berhasil diamankan dan empat pasangan remaja digerebek petugas saat berbuat mesum dalam kondisi nyaris bugil di dalam mobil ‘bergoyang’ tersebut.

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, petugas awalnya bergerak dari Mako Pol PP menuju di salah satu SPBU di kawasan Jalan Khatib Sulaiman. Di sana, petugas curiga dengan salah satu mobil Avanza warna hitam yang sedang parkir di SPBU tersebut.

Ketika petugas mendekati, mobil tersebut berupaya kabur namun berhasil dicegat. Saat petugas mencoba menyuruh pengemudi untuk membuka pintu mobil, ternyata pasangan remaja tersebut didapati sedang tergesa-gesa mengenakan pakaian.

Saat diinterogasi,remaja itu tampak gugup dan pucat.Dia kemudian digelandang ke Makop[ol PP untuk menjalani pemeriksaan. Tak hanya mobil Avanza hitam saja yang digedor, ada sekira tiga mobil lagi yang digerebek dan di dalamnya terdapat pasangan kekasih. Namun mereka mengakui tidak melakukan hal senonoh seperti yang dilakukan pasangan sebelumnya. Meski demikian, petugas tetap memboyong mereka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas kembali bergerak ke kawasan Pondok. Persis di depan Studio Foto Fujiyama di Jalan Bundo Kanduang,petugas mendapatkan tiga perempuan sedang nongkrong dan mabuk berat. Mereka ternyata merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi kesehatan di Kota Padang. Ketiga perempuan asal Pasaman itu selanjutnya digiring ke mobil patroli.

“Setelah didata di Mako,satu dari tiga perempuan yang mabuk itu sudah pernah diamankan di lokasi yang sama sebelumnya dalam kondisi mabuk juga,” kata Plt Kasat Pol PP Padang, Eddy Asri.

Dia menambahkan, jika terbukti merangkap sebagai perempuan malam, maka ketiga perempuan itu akan dikirim ke panti rehabilitasi di Andam Dewi, Solok. Namun jika bukan PSK, maka orangtuanya dipanggil untuk memberikan pembinaan lebih lanjut.

“Sementara,empat remaja yang didapati sedang berduaan di dalam mobil, orangtuanya juga dipanggil. Jika sudah berbuat mesum, maka ten tu mereka harus dinikahkan,” tukasnya. (Irwanda Saputra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY