Proyek Banyak, Penjualan Mobil Bekas Komersial Melejit

0
548
Pemilik showroom mobil bekas, Singgalang Motor, H. Wijaya, melayani pengunjung yang datang ke tempat usahanya di Jalan Prof. Hamka Padang, Rabu (12/10). RIAN HIDAYAT

PADANG, KP – Penjualan mobil bekas untuk kategori passenger (penumpang) di Kota Padang mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Sebaliknya, penjualan mobil komersial justru melejit atau mengalami kenaikan.

“Penjualan mobil bekas kategori pessenger sedikit menurun akhir-akhir ini. Mungkin karena pengaruh amnesty pajak,” ujar H. Wijaya (45), pemilik Singgalang Motor, Jalan Prof H Hamka No. 156, Tabing, Padang, kepada KORAN PADANG, Rabu (12/10).

Dia mengungkapkan amnesti pajak diyakininya mempengaruhi penjualan mobil bekas karena mobil-mobil bekas itu sudah mulai dihitung atau termasuk pada harta yang harus dilaporkan.

Menurutnya, penjualan mobil passenger turun pada kisaran 20 persen di banding bulan-bulan sebelumnya. “Rata-rata sekarang hanya terjual antara 30-40 unit mobil per bulan. Yang paling laris masih Avanza dan Xenia,” ujarnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada mobil bekas komersial, seperti mobil dump truck, yang justru mengalami kenaikan penjualan. H. Wijaya menduga hal itu disebabkan banyaknya proyek yang sedang berlangsung saat ini.

“Untuk penjualan mobil komersil, ada sekitar 15 mobil per bulan. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Banyaknya proyek yang sedang berlangsung saya kira ikut meningkatkan penjualan mobil kategori ini,” ulasnya.

Dia menjelaskan, mobil-mobil bekas ini di Singgalang Motor dijual dengan sistem kredit, tukar tambah, maupun cash (langsung lunas). Untuk mobil tukar tambah, Singgalang Motor memeriksa kelayakan mobil tersebut dan mempekirakan nilai jualnya. (cr08)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY