Masyarakat Tiumang Desak Pemkab Dharmasraya Perbaiki Jembatan Sungai Sonsang

0
144
Logo

PULAUPUNJUNG, KP – Kondisi Jembatan Sungai Sonsang di perbatasan Nagari Sipangkur dan Nagari Tiumang, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, saat ini sangat memprihatinkan. Jembatan yang merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat untuk menuju Kantor Camat itu bahkan nyaris putus.

Salah seorang tokoh masyarakat Sipangkur, Muktar Malin Kayo, Minggu (16/10), mengatakan kerusakan jembatan itu sudah lama terjadi. Bahkan, telah diadukan ke dinas terkait agar segera diperbaiki namun sampai sekarang belum ada realiasinya.

“Kita minta jembatan itu segera diperbaiki karena merupakan urat nadi bagi masyarakat dalam menunjang perekonomiannya. Jembatan itu juga satu-satunya akses penghubung ke kecamatan bagi masyarakat kedua nagari,” katanya.

Dia mengakui pihak kecamatan di bawah kendali Camat Reza Deswandi telah melakukan perbaikan bersama masyarakat dengan cara bergotong-royong. Namun tidak menjamin perbaikan itu bertahan lebih lama sebab jembatan itu tidak hanya dilewati kendaraan roda dua saja, melainkan roda empat. “Apalagi jembatan ini hanya disangga batang kelapa,” tambahnya.

Camat Tiumang, Reza Deswandi, mengakui kondisi jembatan itu memang mengkwatirkan. Tapi, karena belum adanya anggaran dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU), maka pihaknya bersama masyarakat melakukan perbaikan sementara secara swadaya.

“Kondisi ini telah kita sampaikan ke Dinas PU namun lantaran belum ada anggaran tahun 2016, untuk sementara diatasi secara darurat saja,” ujar Reza, kemarin.

Menurutnya jembatan itu rusak bukan akibat kendaraan yang melintas di atasnya, namun disebabkan usia jembatan yang sudah tua dan lapuk.

“Sebelum jembatan darurat ini ada, masyarakat jika hendak ke kantor camat harus memutar dengan waktu dan jarak tempuh yang lama. Saya sendiri kalau mau ke kantor mesti menempuh jalan lain yang jaraknya jauh. Begitupula masyarakat Nagari Tiumang dan Koto Beringin yang mau ke kantor camat terpaksa memutar dulu ke Kecamatan Koto Baru,” katanya.

Menruut Reza, selain akses menuju kantor camat dan penghubung antar nagari, Jembatan Sungai Sonsang itu juga merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Tiumang. Jembatan itu itu merupakan akses masyarakat dalam menjual hasil kebun berupa Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dan getah karet.

Pantauan KORAN PADANG, tak hanya jembatan di Kecamatan Tiumang saja yang saat ini mengalami rusak parah, sebab tak jauh dari daerah itu, seperti di Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Laweh, juga terdapat satu jembatan yang mengalami kerusakan. Masyarakat setempat juga terpaksa membuat jembatan darurat hingga menunggu ‘kakok tangan’ dari pemerintah untuk memperbaikinya. (Nofri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY