Objek Wisata Air Bukik Bulek, Destinasi Plesiran Baru nan Mempesona

0
11358
bukik bulek taram punya daya pikat wisatawan untuk berkunjung

NAGARI Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, terkenal sebagai daerah yang banyak memiliki objek wisata. Selain punya objek wisata religius Surau Tuo seperti yang diberitakan KORAN PADANG edisi Sabtu lalu (14/10), nagari ini juga punya objek wisata alam Kapalo Banda yang banyak dikunjungi wisatawan.

Pengunjung berfoto dan kagum akan pesona alam nagari taram
Pengunjung berfoto dan kagum akan pesona alam nagari taram

Tak hanya itu, Nagari Taram yang berjarak sekitar 5 km dari pusat Kota Payakumbuhjuga sudah lama dikenal sebagai kawasan bumi perkemahan yang banyak dimanfaatkan kelompok masyarakat, pelajar,dan pramuka sebagai lokasi perkemahan.

odong-odong sebagai sarana wisata dibukik bulek
odong-odong sebagai sarana wisata dibukik bulek

Hebatnya lagi, Nagari Taram yang memiliki geografi alam yang berbukit dan bersungaijuga acap dijadikan lokasi olahraga keras, seperti offroader dan trabas.

Hampir setiap hari-hari liburpara offroader dan crosser beraksi menaklukan alam Nagari Taram nan indah mempesona sekaligus menantang itu. Bahkan, di kawasan Nagari Taram akan digelar adventure sepeda gunung yang bakal diikuti para goweser dari berbagai daerah di Sumbar, Jambi, dan Riau, dalam waktu dekat ini.

objek wisata air bukik bulek yang makin disukai wisatawan
objek wisata air bukik bulek yang makin disukai wisatawan

Sehingga, potensi Nagari Taram seperti tak pernah habis untuk bisa digarapsebagai kawasan wisata baru. Sebagai bukti, bekas areal pertambangan pasir, batu, dan kerikil walaupun meninggalkan bekas galian, namun kolam-kolam raksasa bekas areal pertambangan itu masih punya potensi untuk disulap menjadi objek wisata air yang cukup menjanjikan.

Lihat saja buktinya, bekas lokasi tambang di Jorong Parak Baru, Nagari Taram. Meski areal tambang itu tidak lagi menyimpan kekayaan alam seperti pasir, batu, dan kerikil, namun bekas areal pertambangan yang telah lama ditinggalkan para pengusaha tambang itukini telah menjelma menjadi objek wisata air nan sangat indah dan mempesona.

sepasang keluarga bercenkrama menikmati keindahan objek wisata air bukik bulek
sepasang keluarga bercenkrama menikmati keindahan objek wisata air bukik bulek

Adalah Yayat (57) yang punya ide menggarap bekas areal pertambangan itu untuk disulap menjadi objek wisata baru. Objek wisata itu dia beri nama Objek Wisata Air Bukik Bulek.

Meski objek wisata air Bukik Bulek baru dibuka saat balimau jelang bulan puasa lalu, namun perlahan tapi pasti, objek wisata yang berada di kawasan Bukik Bulek itu mulai banyak dikunjungi wisatawan.

“Para wisatawan banyak yang membawa anak-anak mereka untuk bermain sepeda air ke objek wisata ini. Ketika sore menjelang saat matahari hendak tenggelam keperaduannya, banyak anak-anak muda yang berselfie-ria mengabadikan keindahan alam berwarna jingga yang membias menerpa danau-danau mini ketika sang matahari melintas di balik Bukit Bulek,” ujar Yayat.

Diakuinya, objek wisata air yang baru dibukanya itu akan terus dikembangkan dengan membangun saranawisata.

“Saat inisedang dibangun kolam dan taman bermain untuk anak-anak. Jika pekerjaan kolam dan taman bermain ini rampung, bisa dimanfaatkan anak TK dan PAUD untuk kegiatan lomba-lomba,”ulas Yayat.

Disamping itu, imbuhynya, sekarang tengah dibangun gedung serbaguna yang dapat dijadikan sebagai tempat pertemuan atau rapat-rapat resmi. Kemudian, untuk kenyamanan para wisatawan di areal objek wisata aia Bukik Bulek, ditanam sejumlah pohon-pohon pelindung untuk menambah kesejukan dan keasrian.

Yayat mengakui, dalam rencana jangka panjangnya, objek wisata Bukik Bulek yang memiliki luas sekitar 6,5 hektar itu akan dibangun penginapan seperti cottages.

Kemudian, untuk pengembangan areal bermain wisatawan, akan dibangun waterboom dan olahraga air jetsky, termasuk kawasan perkemahan, kolam pancing, dan restoran.

“Untuk memujudkan rencana itu, kita sudah tawarkan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk menjadi investor. Beliau sudah pernah datang meninjau dan menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam bisnis destinasi wisata Bukik Bulek ini,” ungkap Yayat.

Yayat yang juga menjabat sebagai Walijorong di daerah itu bertekad akan terus berupaya mengembangkan usaha pariwisata yang dikelolanya.

“Saya bertekad, kawasan Bukik Bulek yang sudah telah lama ditinggalkan para pengusaha tambang inisuatu saat nanti bisa menjadi kawasan wisata baru yang dapat mengangkat potensi wisata Kabupaten Limapuluh Kota yang terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau,” pungkas Yayat.

Laporan: Doddy Sastra (Foto: Doddy Sastra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY