Baznas Padang Siap Dampingi Program ‘Desaku Menanti’

0
405
KETUA Baznas Kota Padang, H. Epi Santoso, bersama H. Adi Bermasa, memberikan motivasi pada 40 KK warga dhuafa yang jadi binaan program 'Desaku Menanti' Kementerian Sosial RI, di aula Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang, Jalan Delima, Ujunggurun, Selasa (25/10). HUMAS

PADANG, KP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang siap mendampingi program Kementerian Sosial RI, ‘Desaku Menanti’, sampai sukses. Yang penting, seluruh warga peserta program itu mematuhi aturan yang ditetapkan Pemko Padang berikut ketentuan yang berlaku di lingkungan lembaga perzakatan.

Penegasan tersebut dikemukakan Ketua Baznas Kota Padang, H. Epi Santoso, dalam ceramahnya, Selasa (25/10), di hadapan 40 kepala keluarga warga dhuafa calon penghuni ‘Desaku Menanti’, di aula Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang, Jalan Delima, Ujunggurun.

“Ajaran Islam selalu menyuruh umatnya selalu dekat pada Allah, bekerja baik, dan berusaha terus untuk hidup sejahtera. Hal tersebut akan dikabulkan Allah kalau umat yang berharap itu selalu patuh dan taat melaksanakan perintah Allah. Allah tidak menciptakan umatnya miskin. Hanya saja, ummat yang miskin dalam banyak kehidupan erat kaitannya dengan ketidakpatuhannya pada perintah Allah,” terang Epi Santoso.

Dia menambahkan, jika salat teratur, berdoa dengan khusyuk, dalam suasana hati yang selalu bersih dan terjauh dari segala macam sifat tercela, maka orang itulah yang disayangi Allah dan semua permintaannya dipenuhi. Sehingga, jadilah insan itu sejahtera lahir dan bathin.

“Bagi Baznas, yang penting adalah kemauan keras untuk bekerja dan berusaha mencapai sejahtera. Insyaallah, Baznas tidak akan berlepas tangan dan senantiasa melahirkan program-program agar warga Islami bisa keluar dari kehidupan dhuafa,” paparnya.

Untuk diketahui, pemukiman ‘Desaku Menanti’ di Balaigadang, Kecamatan Kototangah itu sudah bisa dihuni oleh mereka yang berhak pada pertengahan Desember 2016 nanti. Bahkan, rencana pembangunan musala di lingkungan pemukiman itu sudah diberi angin segar oleh Epi Santoso, yang mengatakan rumah ibadah itu akan dibangun dengan memanfaatkan dana dari Baznas Kota Padang.

“Sampai Oktober ini sudah tercatat 56 ribu lebih warga Padang yang disantuni Baznas melalui program Padang Cerdas, Padang Sehat, Padang Sejahtera, dan berbagai program lainnya,” kata Epi Santoso. (ak)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY