25 Anggota DPRD Bukittinggi Jalani Tes Urine

0
299
KETUA DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, melakukan tes urine yang dihadiri Kepala BNN Kota Payakumbuh, AKBP Firdaus, Kasat Narkoba Polres Bukittinggi AKP Eko Sulistiyo, di Istana Negara Bung Hatta, Kamis (27/10). tes urine itu diikuti 25 anggota DPRD Bukittinggi. EDISON SIKUMBANG

BUKITTINGGI, KP – Sebanyak 25 orang anggota DPRD Bukittinggi menjalani tes urine yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, usai Rapat Paripurna di Istana Negara Bung Hatta (Tri Arga), Kamis (27/10).

Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, mengatakan tes urine dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah dalam memberantas narkoba.
“Dari tes urine ini, ke-25 anggota DPRD bukittinggi yang diperiksa hasilnya negatif. Semuanya dinyatakan bebas dari narkoba,” ungkap Beny Yusrial.

Dia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah memberangus narkoba. Sebab, pengaruh narkoba sangat besar terhadap generasi muda. Dengan Narkoba, berbagai tindak kejahatan dapat bermunculan, mulai kejahatan dari rumahtangga sampai kejahatan yang terjadi di ruang publik.

“Mari kita berantas narkoba dengan saling mengingatkan. Kalau ada yang melihat gelagat mencurigakan, laporkan kepada pihak berwajib . Kita berkewajiban menyelamatkan generasi muda dari pengaruh narkoba. Sehingga, generasi kita betul-betul generasi yang bersih dari narkoba dan siap membangun Kota Bukittinggi, bangsa dan negara ini,” papar Beny Yusrial.

Sementara, Kepala BNN Kota Payakumbuh, AKBP Firdaus, didampingi Kasat Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Eko Sulistiyo, mengatakan semua aparatur pemerintah, baik ASN, Polri dan TNI, serta lembaga lain termasuk DPRD, harus bebas dari narkoba.

Menurutnya, Bukittinggi rangking tiga dalam kasus narkoba di Sumatera Barat. Untuk itu, pihaknya bertekad menghabisi kasus narkoba, termasuk dengan melakukan tes urine sebagai deteksi dini pemakai narkoba. Sehingga, baik anggota DPRD maupun masyarakat dan Pemko Bukittinggi dapat memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

”Dengan kerjasama ini, kita bertekad membersihkan kota wisata dari narkoba,” ujar AKBP Firdaus.

Dia menyarankan kepada masyarakat, jika ada anggota keluarga yang terindikasi sebagai pengguna narkoba maka dapat memanfaatkan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang ada di Bukittinggi guna direhabilitasi.

Dalam pelaksanaan tes urine itu, BNN Kota Payakumbuh dibantu Satnarkoba Polres Bukittinggi dan Kantor Kesbangpol Bukittinggi. (Edison)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY