37 Perlintasan Keretaapi Sangat Rawan Kecelakaan

0
235
KABID Lalin Dishubkominfo Padang, Djunardi, bersama Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir memasang atribut bagi petugas yang ditunjuk mengawasi perlintasan keretaapi di Jalan Perjuangan Belanti RW 11, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kamis (27/10). HUMAS

PADANG, KP – Pemko Padang melalui Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) mengambil langkah cepat guna mengantisipasi kecelakaan yang sering terjadi di beberapa perlintasan keretaapi.

Kepala Dishubkominfo Padang, Dedi Henidal, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas (Kabid Lalin), Djunardi, mengakui dalam beberapa waktu belakangan sering terjadi kecelakaan keretaapi. Menruutnya, hal itu disebabkan tidak hanya karena kelengahan masyarakat namun juga karena belum adanya plang di perlintasan keretaapi tersebut.

“Kami telah melakukan survei terhadap 71 simpang atau perlintasan keretaapi di Padang dan dari jumlah itu, yang betul-betul masuk kategori rawan kecelakaan terdapat sebanyak 37 simpang.

Untuk 13 simpang bisa kita bangun plang tahun ini dan selebihnya semoga dapat dipasang pada tahun anggaran 2017 nanti,” terangnya usai meresmikan pembuatan plang perlintasan keretaapi di Jalan Perjuangan Belanti RW 11, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kamis (27/10).

Lebih lanjut dia menyebutkan, 13 simpang yang dibuat plang tahun ini tersebar pada 8 kelurahan, yaitu Kelurahan Lubuk Buaya 3 unit, Teluk Kabung Jati 3 unit, Padang Sarai 2 unit, Gunung Pangilun 1 unit, Jati 1 unit, Alai Parak Kopi 1 unit, Pasie Nan Tigo 1 unit, dan Parupuk Tabing 1 unit.

“Untuk yang menaik-nurunkan plang perlintasan ini ketika keretaapi melintas, sementara kita mengharapkan swadaya masyarakat setempat. Lurah beserta perangkatnya bersama agar dapat saling berpartisipasi,” tuturnya.

Sementara, Lurah Gunung Pangilun, Andi Amir, menyebutkan perlintasan keretaapi yang baru saja dipasangi plang itu memang menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar rel dan para pengguna jalan yang sering melintas di lokasi itu.
“Kita sangat terbantu dengan pembuatan plang ini. Semoga, dapat mencegah terjadinya kecelakaan,” sebutnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan petugas yang ditunjuk melalui musyawarah bersama RT dan RW serta tokoh masyarakat. Diupayakan memberi insentif bagi petugas. Sementara, sosialiasi kepada masyarakat terkait jadwal keretaapi melintasi rel juga akan dilakukan.

“Kita juga akan mengadakan gotong-royong bersama membersihkan rel dari pohon-pohon yang dapat menutupi penglihatan sewaktu keretaapi datang,” tukas MC Pemko Padang tersebut. (ak/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY