Lima Pelaku Diringkus, 3 Kilogram Ganja Diamankan

0
993

PADANG, KP – Sempat membuang Barang Bukti dan mencoba melarikan diri, lima pengedar ganja kepada kalangan pelajar ini, akhirnya berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Lubukkilangan di tiga lokasi berbeda. Dari kelima pelaku, petugas menemukan 3,5 kilogram daun ganja kering siap edar.

Kelima pelaku diketahui bernama Juliandre (21), Safardi (38), Anto (37), Joni (27) dan Rangga (23) saat ini telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Luki untuk pemeriksaan lanjutan. Mirisnya, dari kelima pelaku ini, dua diantaranya merupakan kakak beradik.

Penangkapan pertama terhadap Pengedar ganja tersebut ditangkap di Lemdadika Padang besi Kecamatan Lubukkilangan Pada Kamis Pagi (27/10) sekitar pukul 09.00 wib, dari ketika pelaku tersebut diamankan barang bukti berupa Ganja  kering tiga Setengah Kilo Ngram ganja.

Penangkapan berawal dari informasi Bhabinkamtibmas Padang Besi terkait adanya laporan masyarakat yang sudah resah dengan peredaran narkoba jenis ganja dikawasan Lemdadika Padang besi tersebut. Unit Reskrim Polsek Luki langsung melakukan penyelidikan dan mencari kebenaran tentang informasi tersebut.

Dari hasil penyelidikan, ternyata benar di kawasan Pramuka tersebut memang ada pengedar narkoba. Unit reskrim Pun langsung melakukan pengintain sekitar pukul 09.00 wib polisi melihat kedua pelaku, Juliandre (21) alias Pilot warga Padang Besi dan Safardi (38) alias otoy warga Bandar Buat sedang menunggu pelanggannya untuk bertransaksi.

Mengetahui kedatangan polisi, kedua pelaku sempat kabur dan mencoba membuang barang bukti. Dan karena sudah terkepung, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Polisi kemudian mencari arang bukti yang telah dibuang, dan berhasil ditemukan 11 paket sedang ganja kering. Kedua pelaku langsung digiring ke Mapolsek Luki.

Dari kedua pelaku dilakukan pengembangan, berkat nyanyian kedua pelaku berhasil lagi dilakukan penangkapan terhadap seorang pelaku lainya yang bernama Anto (37) alias Otoy Besar warga Kampung Baru. Polisi berhasil menangkap pelaku dirumahnya dan ditemukan dua peket sedang ganja kering lagi.

Perburuan polisi tidak sampai disitu saja. Polisi kembali melakukan pengembangan, untuk menangkap bandar Narkoba, asal barang tersebut, berkat ketiga pelaku bahwa mereka membeli barang dari seseorang warga bungus penyelidikan pun kembali dilakukan.

Sekitar pukul 13.00 wib, Transaksi Undercover buy dilakukan. Polisi melakukan penyamaran sebagai pembeli untuk melacak keberadaan pelaku. Termakan umpan, transaksi disepakati di simpang Pengambiran Kecamatan Lubeg. Ketika dua pelaku datang mengunakan motor Zuzuki FU tampa plat No, polisi langsung menangkap kedua pelaku Joni (27) dan Rangga (23).

Tak tanggung-tanggung, dari tangan kedua pelaku itu, polisi kenekikan barang bukti tiga kilo ngram yang dibawa mengunakan plastik hitam yang disimpan dibawah jok sepeda motornya. Polisi kemudian membawanya ke Polsek untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Luki Kompol Ediwarman mengatakan kelimanya merupakan jaringan pengedar Narkoba jenis ganja kering yang mengedarkan diwilayah Hukum Polsek Luki dan diduga sasaran edarnya adalah para pelajar.

“Kelimanya berhasil ditangkap ditiga TKP berbeda. TKP pertama ditangkap di Lemdadika Padang Besi, yang kedua di Ampera Kecamatan Lubeg dan ketika di Simpang Penggambiran. Dari kelima pelaku, kita menemukan 3,5 kilograrm daun ganja kering,” kata Kapolsek.

Ediwarman menambahkan, kelimanya saat ini masih mejalani serangkaian pemeriksaan, dan diduga barang haram itu didapat dari Penyabungan Sumatera Utara, dibeli seharga Rp900 ribu, dan kembali dipaket-paketkan menjadi paket 50 ribu dan kemudian diedarkan.

“Kita masih terus melakukan pengembangan. Kelima pelaku akan di kenakan pasal 112, 114 KUHP Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman diatas lima tahun penjara sampai 20 tahun,” pungkasnya. (Irwanda) 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY