350 Personil Yonif 131/BS Dilepas ke Perbatasan

0
580
DANDIM 0306/50 Kota, Letkol Inf H. Heri Sumitro, dan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, berfoto bersama ratusan prajurit Yonif 131/Braja Sakti yang akan bertugas menjaga perbatasan Malaysia dan Indonesia di Kalimantan Barat, selama beberapa bulan ke depan. RIDHO MULDI PUTRA

LIMAPULUH KOTA, KP – Yonif 131/Braja Sakti (BS) yang berpusat di Kelurahan Ranah, Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, mengirimkan 350 orang pasukannya untuk menjaga perbatasan Malaysia dan Indonesia di Kalimantan Barat.

Pemberangkatan ratusan prajurit TNI untuk menunaikan tugas negara itu dilepas Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf H. Heri Sumitro, didampingi DanYon Letkol Inf. Denny, S.IP, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Ketua DPRD Payakumbuh, H. YB Dt Parmato Alam, Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, di antaranya Buya Darusli  Ketua Surya NU Kota Payakumbuh, Sabtu lalu (29/10).

Bupati Irfendi Arbi didaulat menjadi inspektur upacara (Irup) sekaligus mengecek kesiapan pasukan. Dalam sambutannya, Bupati mendoakan agar pasukan yang diberangkatkan pergi dan pulang dengan selamat.

Sebelum melepas pasukan yang berangkat lewat jalur laut di Dumai, Riau, Irfendi Arbi juga menggendong sejumlah anak tentara yang ikut melepas keberangkatan ayahnya.

Bupati mengaku, sebagai ‘anak kolong’ alias putra prajurit TNI, dia merasakan betul nasib keluarga tentara saat orang tersayang ditugaskan negara berangkat ke luar daerah dan daerah-daerah perbatasan.

“Semoga, ibu-ibu dan ananda semua yang ditinggalkan untuk tugas negara selama sembilan bulan ke depan diberi kesehatan dan kekuatan. Salam hormat saya untuk keluarga besar TNI,” tutur Bupati Irfendi.

Letkol Inf Denny, didampingi Wadan Yonif 131/Braja Sakti, Mayor Inf Yudi, menyebut sehari sebelumnya, Asisten Operasi Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Agung Risdhianto, juga sudah mengechek kesiapan pasukan secara resmi.

Komandan Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti mengucapkan terimakasih atas dukungan yang ditunjukkan pemerintah daerah di Luak Limapuluah, terutama Bupati Limapuluh Kota. (Ridho)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY