Angka Inflasi Diupayakan Terkendali

0
126
WAKIL Walikota Padang, H. Emzalmi (kiri) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) TPID Kota Padang Semester II tahun 2016, di Ruang Abu Bakar Jaar Balaikota, Kamis (3/11). HUMAS

PADANG, KP – Pemerintahan Kota (Pemko) Padang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan laju inflasi di kota itu. Dua bulan menjelang tahun 2016 berakhir, inflasi harus berada pada angka yang ideal.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota (Wawako) Padang, Emzalmi, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) TPID Kota Padang Semester II tahun 2016, di Ruang Abu Bakar Jaar Balaikota, Kamis (3/11).

“Inflasi di Padang tahun ini berada pada angka 3,78 persen. Khusus Oktober, inflasi hanya 0,56 persen. Itupun dipengaruhi harga cabai. Untuk itu, mari kita terus mewaspadai kemungkinan terjadinya kenaikan harga secara mendadak pada komoditi tertentu,” ujar Wawako dalam rakor yang diikuti Ketua TPID dan Pengendali Inflasi kabupaten/kota se-Sumatera Barat (Sumbar), Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Puji Atmoko, serta stakeholder terkait itu.

Terkait kelangkaan cabai yang membuat harganya melonjak akhir-akhir ini, Wawako mengharapkan TPID Kota Padang yang terdiri dari sejumlah SKPD merumuskan kebijakan dalam penyusunan program kerja dan kegiatan, khususnya dalam mengendalikan inflasi. Dengan cara itu diharapkan stok pangan selalu tersedia dan distribusi barang dan jasa dengan harga yang terjangkau menjadi lancar.

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian Setko Padang, Edi Dharma, berharap inflasi di Padang tetap di bawah 5 persen hingga akhir 2016. Di samping itu, dia juga menargetkan pertumbuhan ekonomi melebihi 5 persen karena antrara inflasi dan pertumbuhan ekonomi itu saling berhubungan.

Dia menambahkan, selama semester I sampai menjelang akhir semester II tahun 2016, TPID Kota Padang telah melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan inflasi. Di antaranya melakukan operasi pasar murah, membangun komunikasi dengan masyarakat, merumuskan rekomendasi dan kebijakan terkait pengendalian inflasi dengan stakeholder terkait, serta mendorong peningkatan produksi daerah.

“Kita berharap TPID Kota Padang dan TPIDkabupaten/kota se-Sumbar memiliki gagasan serta persepsi yang sama. Seperti, berupaya secara maksimal agar inflasi jangan sampai melonjak di atas batas normal. Kalau masih di bawah 10 persen itu masih cukup bagus. Tapi jika melampui angka itu, sudah tidak bagus dan perlu ditangani secara serius,” terangnya. (ak/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY