Lanud Tabing Ganti Nama Jadi Lanud Sutan Syahrir

0
798
Pangkopsau I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, Danlanud, Gubernur Sumbar,berfoto bersama usai peresemian nama Lanud Sutan Syahrir

PADANG, KP – Tujuh Pangkalan udara di Indonesia berganti nama sekaligus naik kelas. Satu di antaranya adalah Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Tabing Padang berganti nama menjadi Lanud Sutan Syahrir.

Selain berganti nama, tipenya juga naik dari tipe C menjadi tipe B. Peresmian perubahan nama itu dilakukan dalam upacara di Lanud Sutan Sjahrir yang dipimpin Pangkopsau I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna.

“Perubahan nama Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Padang menjadi Lanud Sutan Syahrir, disesuaikan dengan nama pahlawan yang lahir dari daerah bersangkutan dalam rangka wujud penghormatan atas jasa-jasa dan pengabdian para tokoh pejuang yang telah berjasa terhadap bangsa dan negara,” kata Marsma TNI Yuyu Sutisna, saat upacara peresmian Lanud Sutan Sjahrir di Pangkalan TNI AU Sutan Syahrir, Rabu (2/11)

Selain itu, perubahan nama itu merupakan upaya pelestarian nilai juang kepada masyarakat did aerah yang memiliki pangkalan udara sehingga tercipta jiwa dan semangat juang sekaligus kebanggan terhadap tokoh pahlawan nasional dan tokoh pejuang putra daerah.

Selain Pangkalan Udara TNI AU Lanud Sutan Syahrir, pangkalan Udara TNI AU yang diganti nama antara lain, Lampung, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Tanjung Pinang Kepulauan Riau (Kepri), Singkawang Kalimantan Barat (Kalbar) dan Bandar Udara Ranai, Kabupaten Natuna, Kepri.

Untuk diketahui, Sutan Syahrir merupakan pahlawan nasional yang lahir di di Padangpanjang pada 5 Maret 1909. Dia adalah seorang pejuang intelektual dan revolusioner yang mengambil jalan diplomasi secara elegan. Perjuangan Sutan Syahrir menghalau penjajah dari tanah air tidak hanya berhenti sampai disitu. Ide beserta fikirannya, ia curahkan untuk kemajuan dan pembangunan Indonesia menuju kemerdekaan.

Sementara, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan setelah Lanud resmi berubah nama, diharapkan dapat mengharumkan nama daerah sekaligus meneruskan nilai-nilai juang pahlawan nasional ini.

“Kita setuju dengan nama ini dan tidak ada persoalan. Perubahan nama menjadi Sutan Syahrir menjadi semangat juang bagi kita di Sumbar,” kata Gubernur.

Dia berharap perubahan nama berikut tipenya naik dapat meningkatkan peningkatan keamanan di Sumbar.

Hal sama diungkapkan Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim. Perubahan nama menjadi Lanud Sutan Syahrir memberikan nilai positif bagi Sumbar mengingat Sutan Syahrir adalah pahlawan nasional. “Ini kebanggaan kita Sumbar karena beliau pahlawan nasional yang lahir di Sumbar,” tukasnya.

Putra pertama Sutan Sjahrir, bernama Kria Ahsyah Syahrir, mengaharapkan nama Sutan Sjahrir bisa bermanfaat bagi semua masyarakat Sumatra Barat. “Peresmian nama Lanud Sutan Syahrir tersebut mudah-mudahan membawa hikmah bagi keluarga kami untuk pulang kampung,” tuturnya. (rob/bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY