Donasi Ditutup, Alumni Serahkan Sisa Bantuan Pada Ahli Waris Almarhum

0
217
Teks foto: Ketua Alumni SMAN 5 Padang angkatan 92, Amrizal Rengganis (Tengah) didampingi Kepala Cabang BTN Padang, Ali Irfan memberikan sisa uang santunan kepada Dozi Arta (Kiri) orangtua Almarhum Ilham Al Mubarak, Senin (7/11) di Bank BTN Padang. Foto IRWANDA SAPUTRA

PADANG, KP –  Alumni SMAN 5 Padang angkatan 92 resmi menutup rekening donasi untuk biaya pengobatan Almarhum Ilham Al Mubarak (7) pada, Jumat (4/11). Sisa donasi bantuan yang diterima para dermawan seluruh Indonesia itu diberikan kepada ahli waris yakni, orangtua Ilham Al Mubarak.

Ketua Alumni SMAN 5 Padang, Amrizal Rengganis mengatakan, setelah uang donasi dibayarkan untuk biaya rumah sakit Ilham, ternyata uang donasi masih tersisa, dan atas kesepakatan bersama, sisa uang donasi itu diberikan sepenuhnya kepada orang tua Ilham untuk dipergunakan sebaik-baiknya.

“Ada sisa donasi bantuan untuk Ilham sebesar Rp156 juta lebih. Sebelumnya, bantuan mencapai Rp200 juta yang berasal dari seluruh penjuru tanah air. Setelah kita lunasi biaya pengobatan di Rumahsakit, sisanya kita berikan kepada orangtua Ilham,” kata Amrizal Rengganis kepada wartawan, Senin (7/11) di Bank Tabungan Negara (BTN).

Rengga mengatakan, semenjak Ilham masuk ke rumah sakit, pihak alumni langsung membukan donasi untuk bantuan Ilham di rekening Bank BTN milik alumni. Sejak dibukanya donasi tersebut, perhatian masyarakat Indonesia sangat luar biasa.

Hanya berselang dua hari, rekening alumni mencapai Rp150 juta. Setelah itu, pihaknya melunasi biaya pengobatan Ilham. Namun, pada Selasa (1/11) lalu tuhan berkehendak lain, tuhan memanggil Ilham.

“Sisa uang ini akan kita berikan untuk orangtua Ilham. Rencananya kita akan berikan sisa bantuan ini untuk kesejahteraan orangtuanya, seperti membeli rumah,” ujar Rengga.

Rengga juga mengatakan, setelah dibukakan donasi untuk bantuan biaya pengobatan Ilham, rencananya dia akan membuka yayasan 92 khusus untuk membantu para warga Padang terkendala dalam biaya pengobatan.

“Kita akan dirikan yayasan ini. Setelah itu, kita survei ke rumah sakit, bagi warga yang tidak mempunyai uang untuk berobat akan kita bantu nanti. Jadi kedepan kita tidak hanya fokus memberikan bantuan kepada alumni saja, tapi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Jelaskannya, ide didirikan yayasan 92 tersebut setelah pihaknya berhasil mencarikan donasi serta mengumpulkan uang dari dermawan di seluruh Indonesia. Bahkan, dua lembaga donasi besar di Jakarta juga.

“Dengan keberhasilan kita ini, kita akan dirikan yayasan 92 yang berfokus membantu para warga yang tidak mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BTN Padang, Ali Irfan, mengatakan, setelah ditutupnya donasi dari alumni, pihaknya akan membantu orangtua Ilham untuk memiliki rumah atas permintaan alumni, karena orang tua Ilham yang bekerja sebagai petani masih tinggal di rumah kontrakan.

“Alumni meminta sisa uang bantuan ini agar bisa mensejahterakan keluarga orangtua Ilham. Kita akan carikan rumah untuk ahli waris, agar bisa ditempati. Sebab, saat ini atas informasi dari alumni, beliau masih menempati rumah kontrakan,” katanya.

Dia juga mengatakan, pihaknya juga telah memberikan bantuan kepada keluarga Ilham atas bentuk CSR. “Kita ikut dalam bantuan ini. Namun tuhan berkehendak lain, Ilham dipanggil oleh tuhan,” ujarnya.

Dia juga berterima kasih kepada alumni yang telah ikut mempromosikan salah satu program dari BTN, dimana alumni memakai program Batara. “Kita berterima kasih kepada alumni. Berkat teman-teman alumni, masyarakat telah mengetahui salah satu program kami,” tutupnya. (irwanda)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY