Program 100 Hari Kapolri, Di Sumbar 278 Tersangka Narkoba Diringkus

0
352
Dirresnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS, didampingi Kabid Humas AKBP Syamsi, dan jajaran menggelar konferensi pers pencapaian 100 hari program Kapolri Jenderal Tito Karnaviam terkait pemberantasan narkoba, di Gedung Mapolda Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (7/11). Irwanda

PADANG, KP – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumbar menangkap dua tersangka pengedar nar- koba jenis sabu-sabu dan ekstasi. Tersangka berinisial A (34) dan BS (27) itu ditangkap petugas di dua lokasi pada waktu berbeda, Minggu (6/11).

Informasi yang dihimpun KORAN PADANG, penang- kapan pertama dilakukan terhadap tersangka A di kawasan Jalan Thamrin, Kelurahan Alanglawas, Kecamatan Padang Selatan, Minggu dinihari sekitar pukul 04.45 WIB. Tersangka yang berprofesi sebagai sopir travel tersebut tidak berkutik saat petugas mengamankannya setelah berpura-pura bertransaksi narkoba dengan tersangka.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti (bb) sabu-sabu sebanyak dua paket seberat 25 gram dan 69 butir pil ekstasi jenis kodok. Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolda Sumbar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari ‘nyanyian’ A, petugas mengantongi identitas BS (27) yang diketahui berada di Hotel Rocky, di kawasan Jalan Permindo, Kecamatan Padang Barat. Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu berada di luar hotel.

Petugas kemudian menggeledah kamar tempat tersangka menginap dan di kamar nomor 621 itu ditemukan sabu-sabu seberat 25 gram dan 30 butir pil ekstasi jenis kodok. Selanjutnya, tersangka digiring ke Mapolda.

Dirresnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS, membenarkan penangkapan kedua tersangka itu. Saat ini, keduanya telah diaman- kan bersama barang bukti guna pengembangan kasus.

“Pelaku mengaku dalam satu bulan terakhir ini baru tiga kali mengedarkan narkoba di Kota Padang. Namun dugaan kita, mereka sudah berkali-kali melakukan pengedaran narkoba, apa- lagi tersangka BS sudah menjadi bandar,” terangnya.

Ditegaskannya, kedua tersangka akan dikenakan pasal 111,112 dan 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal penjara seumur hidup.

Terpisah, General Manager (GM) Hotel Rocky, Emir, mengakui BS memang mengambil salah satu kamar di hotel tersebut via online.

“Yang bersangkutan tidak ditangkap di dalam hotel, namun di luar hotel. Petugas masuk ke dalam kamar untuk melakukan penggeledahan dan kita juga ikut membantu langsung da- lam proses penggeledahan tersebut,” ujarnya.

Target 100 Hari Kapolri Tercapai

Terkait program kerja 100 hari pertama Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dimulai sejak bulan Juli hingga November, Polda Sumbar telah mengungkap 202 kasus penyalahgunaan narkoba dengan tersangka sebanyak 278 orang. Rekap kasus tersebut berasal dari seluruh Polres serta Ditres Narkoba Polda Sumbar.

Kumbul KS menuturkan, Ditres Narkoba Polda Sumbar sendiri berhasil mengungkap 41 kasus. Sedangkan tujuh kasus sudah sampai ke kejaksaaan.

Dijelaskannya, untuk barang bukti yang diamankan dalam program tersebut, narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 425,30 gram, ganja 95 kilogram, dan 111 batang pohon ganja, dari seluruh kasus yang telah diungkap.

“Untuk narkotika jenis pil ekstasi diamankan sebanyak 20 butir pil. Sedangkan pil bermerek Heksimer diamankan 16 ribu butir. Pil heksimer ini merupakan obat keras yang tidak boleh diperjualbelikan secara luas,” ujarnya.

Di sisi lain, dari seluruh tersangka ada sekitar 14 orang yang dilakukan rehabilitasi melalui Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar karena mereka tidak terlibat mengedarkan narkoba melainkan hanya pemakai.

Menurutnya, program pemberantasan narkoba akan berlanjut pada program 100 hari ke- dua Kapolri yang memberikan target kepada Polda, Polres, dan Polsek dalam pemberantasan narkoba. (Irwanda)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY