Aktivitas Pekat Mengkhawatirkan, Orangtua Diingatkan Proaktif Jaga Anak-anaknya

0
232
Anak-anak gembira. Ilustrasi

BATUSANGKAR, KP –  Terkait dengan surat edaran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tanahdatar tentang maraknya kasus pencabulan, narkoba, dan kekerasan dalam rumah tangga akhir-akhir ini di wilayah tersebut, SDN 19 Padang Magek Kecamatan Rambatan mengumpulkan orang tua murid, guna diberikan penyuluhan terkait dengan persoalan itu.

“Kita baru menerima surat edaran kepala dinas Rabu, 9 Nopember 2016 lalu. Dan hari itu juga kita surati para orang tua murid untuk menggelar pertemuan dengan pihak terkait,” kata Plt Kepala SDN 19 Padang Magek, Murni kepada KORAN PADANG di ruang kerjanya, Kamis (10/11) kemarin.

Dikatakannya, bila disimak dari turunan surat Kadisdik itu, jelas menuntut pihak sekolah agar bertindak cepat, mengingat yang namanya Penyakit Masyarakat (Pekat) di Tanahdatar sudah membuat khawatir banyak pihak, baik dikalangan pemerintah maupun orang tua murid.

“Oleh karena itu saya bersama Ketua Komite Syafri Jamal, sepakat mengadakan pertemuan secepat mungkin, sehingga para orang tua lebih pro aktif dalam mengawasi anak-anaknya, agar tidak menjadi korban Pekat tersebut,” kata Murni.

Disamping itu katanya, pengawasan yang dilakukan orang tua kepada anaknya harus bisa ditingkatkan lagi, karena anak lebih banyak berada dilingkungan keluarga dibandingkan dengan di sekolah.

Berkat kepedulian semua pihak, selain orang tua wali murid, hadir dalam memberikan penyuluhan tersebut Kadisdik diwakili Kabid TK/SD, Inhendri Abbas dan Kapolsek Rambatan, AKP Syafrinal, Pengawas TK/SD kecamatan Rambatan, Sri Mayenri.

Sementara Ketua Komiten SDN 19 Padang Magek, Syafri Jamal menyadari akan bahaya pekat saat ini di Luhak Nan Tuo. Tampaknya langkah yang harus diambil tidak sekedar sosialisasi Pekat, tetapi harus mengarah kepada tindakan langsung.

“Untuk itu lah orang tua siswa kita dikumpulkan secara mendadak di sekolah ini, agar peristiwa yang menimpa salah seorang murid SD di Kecamatan Lintau Buo tentang pencabulan tidak terjadi pula di SDN 19 dan Kecamatan Rambatan pada umumnya,” tutur Syafri Jamal yang juga anggota DPRD Tanahdatar ini menambahkan.

Ia juga menyakini, bila orang tua dapat mengawasi anaknya secara maksimal diluar jam sekolah, maka para murid-murid akan terhindar dari pengaruh buruk tersebut khususnya di SDN 19 Padang Magek. (nas) 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY