Ferizal Ridwan Boyong Mantan Pesepak Bola Nasional

0
349
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama mantan pesepakbola nasional, Muhammad Patricio Jimenez Diaz saat memberi pembinaan dan motivasi di SMAN I Lareh Sago Halaban, kemarin. RIDHO MULDI PUTRA

LIMAPULUH KOTA, KP – Animo masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota terhadap dunia olahraga khususnya sepak bola, kian berkembang di kalangan generasi muda. Ini menjadi salah satu sasaran pemerintah daerah setempat, guna mengatrol kreatifitas serta menggali talenta para bibit-bibit atlit masa depan.

Hal itu menjadi arahan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, saat memberi pembinaan dan motivasi di SMAN I Lareh Sago Halaban, kemaren. Tak tanggung-tangung, dalam pembinaan motivasi ke puluhan atlit di sekolah itu, Wabup memboyong mantan pesepakbola nasional, Muhammad Patricio Jimenez Diaz.

Menurut Ferizal, kehadirannya bersama mantan pemain Persib Bandung dan PSMS Medan tersebut ke sekolah tingkat SMA di Limapuluh Kota, yakni membawa program pembinaan sepakbola. Sebab, bekas pesepakbola berdarah Villa Alegre, Chili, Negara Bagian Amerika ini ialah, pemain yang sudah 8 tahun malang-melintang di kancah sepak bola nasional.

“Kebetulan, dia (Patricio-red) sekarang aktif sebagai pembina di MPP, sebuah lembaga pembinaan kepemudaan dan keolahragaan. Disamping atlit, beliau juga sarjana ilmu pendidikan dan dokter pisikologi,” sebut Ferizal, memperkenalkan sosok pesepakbola yang sudah tidak asing di kalangan pelajar pencinta sepakbola.

Sebagai Ketua Pengcab PSSI Limapuluh Kota, Wabup mengaku, sengaja mengundang Patricio setelah beberapa waktu lalu menjalin komunikasi di Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, di Jakarta. Tujuannya, agar memberikan motivasi dan program sepakbola bagi kalangan pelajar SMA di Luak Nan Bungsu.

Patricio, kata Ferizal, dinilai menjadi salah satu pemain naturalisasi inspiratif yang pernah mengecap beberapa klub besar di Indonesia. Mulai dari club Semen Padang FC, Sriwijaya FC, Persib Bandung hingga terakhir di PSMS Medan.

Karena lama bergaul dan menetap di Indonesia, Patricio menjadi seorang Muallaf setelah menikah dengan wanita asli Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. “Sebelum menanggalkan sepatu, ia bermain untuk PSMS Medan pada musim kompetisi Superliga Indonesia 2008 lalu,” tambah Wabup.

Kendati sudah pensiun, saat ini, Patricio melalui MPP masih fokus mengurusi perkembangan dunia olahraga sepakbola. Dia bahkan telah beberapa kali diajak serta oleh Menpora, Imam Nachrowi, menjalankan kerjasama program kepemudaan, untuk perencanaan pembinaan generasi olahraga.

Dia berharap, adanya motivasi dan pembinaan langsung dari pelaku olahraga sepakbola nasional, dapat membangkitkan semangat sportifitas kalangan pelajar.

“Saya ingin, ke depan olahraga tidak sekedar hobi, tapi dapat menjadi potensi daerah yang bisa kita diprogramkan,” harap Wabup.

Pemberian pembinaan dan motivasi dipandu Kepsek SMAN I Lareh Sago Halaban, hingga para penggiat olahraga yang juga para pengurus PSSI Limapuluh Kota. Patricio, yang diberi kesempatan memberi motivasi, menyebut dirinya sangat tersanjung bisa bertemu dengan para siswa pelajar.
Pria 41 tahun tersebut mengaku, saat ini tengah menekuni pembinaan program sepakbola di empat pulau Indonesia, yakni Sulawesi, Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Kecintaannya dengan olahraga sepakbola membawa perjalanan hidupnya, hingga terdampar dan menetap di Indonesia. (dho)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY