Generasi Muda Harus Dukung Pengembangan Pariwisata Sumbar

0
445
WAKIL Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, berfoto bersama Uda dan Uni Duta Wisata Sumatra Barat 2016 Terpilih, Yogie Tio Prakoso dan Izniaritza. ISTIMEWA

PADANG, KP – Perkembangan wisata Sumatra Barat terus diupayakan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat, baik dari segi infrastruktur maupun promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Di antara program yang dilakukan adalah menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam mendukung kepariwisataan melalui ajang Uda-Uni Duta Pariwisata Sumbar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Ranah Minang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur pada September lalu mencapai 3.329 orang. Angka itu mengalami penurunan 21,19 persen dibanding Agustus 2016 yang tercatat 4.424 orang.

Terkait hal itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengatakan pemilihan Duta Wisata Sumbar merupakan gagasan cemerlang untuk menarik minat generasi muda dalam mengembangkan sektor pariwisata, karena setiap kunjungan wisatawan ke Sumbar kadang naik dan kadang mengalami penurunan setiap bulannya. Apalagi, saat ini Sumbar tengah dilirik dunia terutama dalam hal wisata halal. Sehingga, iven pemilihan Duta Wisata dapat menjadi ajang promosi untuk menarik minat wisatawan lokal mupun mancanegara berkunjung ke Sumbar.

“Ini merupakan ajang bagus untuk mengasah kemampuan generasi muda Sumbar dalam mempromosikan daerah kita di mata dunia. Sehingga, menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menikmati potensi wisata yang ada,” kata Wagub usai membuka pemilihan Uda-Uni Wisata 2016 di UPI Convention Center (UPI CC), Kamis malam (10/11).

Wagub menambahkan, ajang itu juga dapat menjadi sebuah inspirasi bagi generasi muda Sumbar lainnya untuk ikut andil mempromosikan pariwisata.

“Tidak hanya duta wisata, tapi seluruh generasi muda harus terjun mengembangkan sektor wisata di Sumbar, khususnya di tempat tinggal masing-masing,” tuturnya.
Wagub mengungkapkan majunya pariwisata Sumbar menjadi baromter perkembangan perekonomian masyarakat, terutama sektor UMKM. Sebab, dengan banyaknya wisatawan berkunjung maka perekonomian masyarakat juga akan ikut tumbuh.

Nasrul Abit juga mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk ikut berkontribusi memberikan suara bagi Sumbar dalam kompetisi Destinasi Wisata Halal Dunia. Tak hanya itu, Wagub menginstruksikan Bupati dan Walikota untuk terus mengembangkan pariwisata di daerahnya sesuai potensi dan ciri khas masing-masing.

Untuk diketahui, sebanyak 39 finalis Uda Dan Uni Sumbar 2016 menjadi bintang utama pada malam grandfinal tersebut. Para finalis menjalani sesi tanya-jawab dengan lima orang dewan juri. Acara ditutup dengan pengumuman sekaligus penobatan Uda-Uni wisata Sumbar 2016. Finalis dari Pesisir Selatan, Izniaritza, terpilih sebagai Uni Duta Wisata Sumbar 2016 sementara Pemkab Pessel berhasil meraih juara I Peduli Wisata Awards 2016 untuk Kategori The Best Achievement.

Penghargaan itu diserahkan Plt. Kadis Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Sumbar, Didit P Santoso, kepada Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni.

“Ini bukti keseriusan Pemkab Pesisir Selatan dalam memajukan pariwisata. Jadi, penghargaan ini adalah buah karya masyarakat Pesisir Selatan. Prestasi ini kita jadikan pemacu semangat untuk terus melakukan perubahan pada semua aspek guna mendukung dan menunjang perkembangan pariwisata di Pessel,” kata Bupati Hendrajoni.

Selain gelar Uni Duta Wisata Sumbar, Pessel juga meraih penghargaan Wakil I Uda Sumbar atas nama Yorinal Yasrin, dan Uda dan Uni Favorit.
Ketua TP PKK Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, mengaku bangga atas pencapaian Izniaritza dan rekan-rekannya yang berhasil mengharumkan nama Pessel.
Sedangkan Uda Wisata Sumbar 2016 diraih oleh Yogie Tio Prakoso dari Padang. (bob/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY