Karyawan Semen Padang Jadi Guru di Sekolah

0
279
SALAH seorang karyawan PT Semen Padang mengajar di SMA 10 Padang dalam program ‘Semen Padang Mengajar’, Sabtu (12/11). HUMAS PTSP

PADANG, KP – Sebanyak 9 karyawan Semen Padang ‘alih profesi’jadi pengajar, Sabtu (12/11). Namun, mereka bukan pindah profesi secara permanen jadi guru, tetapi terlibat dalam program ‘Semen Padang Mengajar’.

Mereka yang ‘turun gunung’ ke sekolah-sekolah itu adalah Siska Ayu Soraya dari Departemen SDM, Alfien Rahmat dari Departemen Produksi IV, Nanda Kurniawan dari Departemen Penjualan, Hendra Bayu dan Nurita Handayani dari Departemen Teknik Pabrik, Andra Novendri dari Proyek Indarung VI, Arini Kasmira dari Departemen Akuntansi dan Keuangan, Berva Lindo dari Departemen Tambang, dan Nur Anita Rahmawati dari Departemen KSU.

Mereka berasal dari berbagai unit kerja dan latar belakang bidang ilmu pendidikan, di antaranyaTeknik Mesin, Teknik Sipil, Pemasaran, dan lain sebagainya. Dalam program tersebut, masing-masing karyawan mengajar di tiga kelas, yakni kelas X, XI, dan XII, dengan waktu satu jam di masing-masing kelas.

Materi yang disampaikan berhubungan dengan dunia kerja masing-masing karyawan untuk memberikan inspirasi kepada siswa dalam mempersiapkan diri masuk kedunia perkuliahan dan dunia kerja. Selain itu, para pengajar juga menanamkan kepada siswa untuk lebih mencintai bangsa, salah satunya dengan rasa bangga menggunakan produk asli Indonesia.

Salah seorang pengajar, Siska Ayu Soraya, mengatakankegiatan itu sangat baik dan menarik. Menurutnya, secara tidak langsung para pengajar telah mengenalkan perusahaan atau produk kepada future costumer dan mencintai produk asli Indonesia.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat mengedukasi generasi muda dalam mencintai produk yang dihasilkan bangsa sendiri, serta menjelaskan terkait dengan kualitas produk Semen Padang yang sudah terbukti hingga ke Manca Negara,” tuturnya.

Selan itu, imbuhnya, sikap generasi muda yang sangat aware dengan produk Indonesia saat ini juga bisa sebagai sarana untuk melakukan kampanye perusahaan agar mereka juga mencintai produk lokal.

“Jadi pendidikan dan pekerjaan yang keren itu tidak hanya di satu bidang saja, namun juga di bidang-bidang lainnya seperti yang ada di perusahaan, seperti teknik mesin, teknik sipil, akuntansi, pemasaran, dll,” jelasnya.

Kepala SMA 10 Padang, Parendangan, mengapresiasi program Semen Padang Mengajar. “Ini luar biasa. Mereka ‘turun gunung’ memberikan pemahaman kepada siswa kami. Selama ini mereka belajar teori, program ini memperkenalkannya dengan dunia nyata,” ujarnya.

Yang paling menarik, sebutnya, program itu mendekatkan siswa dengan dunia usaha yang sejalan dengan visi sekolahnya. Anak-anak yang cerdas tidak harus bergantung pada pemerintah, tapi bisa berkreasi sesuai dengan kompetensi masing-masing. “Kehadiran Semen Padang di SMA 10 memantapkan visi itu,” ulasnya. (ak/sp)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY