Perkarangan Rumah Jadi Ring, Tinju Solok Bidik 5 Emas di Porprov XIV

0
359
Teks.foto.jpg - Para atlet tinju Kabupaten Solok terlihat tengah berlatih di halaman rumah dengan lahan yang sempit, Senin (14/11). Foto Wandy

SOLOK, KP  – Kendati berlatih dengan fasilitas seadanya, namun tak menyurutkan niat para atlet tinju Kabupaten Solok, untuk meraih 5 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Sumbar di Padang ke-XIV yang akan dibuka, Sabtu besok (19/11).

Minimnya sarana dan dana, membuat para atlit serta official harus memutar otak agar bisa menampakan prestasi.

Pantauan KORAN PADANG, kemarin di pemusatan latihan (Training Camp) penuh di daerah Bandar Pandung Solok. Para petinju tampak serius berlatih, meski dengan fasiltas terbatas dan ring-ring tinju apa adanya. Bahkan, ada atlet yang hanya berlatih diperkarangan rumah dengan lahan yang sempit.

Tak hanya itu, dari beberapa orang atlet juga ada yang berlatih di rumah salah seorang pelatih tinju, Ridwan Can. Dimana di depan pintu masuk rumah tersebut, tergantung 1 buah samsak dan 1 buah bola liar yang kondisinya sudah sangat memperihatinkan.

Pasalnya, banyak robekan yang terpaksa ditutup dengan lakban, karena terus dihajar dengan pukulan para petinju. Sementara bola liar yang dimiliki pun kondisinya nyaris sama. Alat latihan yang semestinya elastis ini sudah kendor, sehingga tak efektif lagi untuk melatih kecepatan pukulan.

Mirisnya lagi, sarung tinju yang digunakan para atlit sudah tampak robek dan sangat beresiko kalau terkena pukulan yang bisa mengakibatkan cidera.

Menurut Ridwan Can, perlengkapan tinju yang sudah tua itu, dibeli waktu masih persiapan tinju pada Porprov di Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2012 lalu. “Mau bagaimana lagi, hanya itu yang kita punya dan para atlet juga sudah memahami hal itu,” jelas Ridwan yang akrab dipanggil Ucok, kemarin.

Selain itu, para atlit juga harus bergantian menggunakan peralatan, karena fasilitas yang minim. “Yang jelas demi Kabupaten Solok, kita akan berbuat apa saja, meski daerah kita kemarin mempunyai masalah dengan kepengurusan KONI, namun alhamdulillah sekarang kita jadi ikut Porprov,” sambung Ucok.

Ia juga optimis, para atlet mampu menyumbangkan medali untuk Kab. Solok meski pun dengan fasilitas seadanya. “Dari 10 orang atlit, minimal 5 medali emas untuk Kabupaten Solok,” ungkapnya.

Ucok yang juga didampingi pemerhati tinju, sekaligus menjadi bapak angkat yakni, Zulmasdiawarman menambahkan, target tersebut berkaca dari hasil kejurda sarung tinju emas di kabupaten Agam beberapa bulan lalu. Pasalnya atlet Solok, katanya meski hanya diturunkan tiga orang, namun dua diantaranya mampu meraih emas dan satu perak.

Untuk biaya, kata Ucok, pihaknya lebih banyak mengadu kepada bapak angkat yang selama ini telah banyak membantu secara materi.

Terpisah Ketua KONI Kabupaten Solok, Rudi Horizon mengharapkan seluruh atlet Kab. Solok untuk tetap serius dalam berlatih, meski dalam kondisi serba keterbatasan.

Untuk cabor tinju tambahnya, salah satu cabor prioritas dari Kab. Solok yang harus diperhatikan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat dana untuk tinju yang sudah kita ajukan akan cair. Sebab, sebelumnya keterlambatan pencairan dana tersebut, dikarenakan adanya persoalan yang dihadapi KONI selama ini,” tambahnya. (wandy)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY