Berkat Sumbangan Pelajar, Sudah Terkumpul 1000 Kasur & Bantal untuk Atlet Porprov

0
180
Spanduk PORPROV XIV TAHUN 2016

PADANG, KP- Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIV yang berlangsung 19-29 November nanti menuai banyak kontroversi, terutama terkait pemakaian 33 gedung sekolah di Kota Padang untuk penginapan atlet. Sehingga, selama 10 hari pelaksanaan Porprov, siswa terpaksa diliburkan. Akibatnya, proses belajar mengajar jadi terhenti dan siswa 33 sekolah itu ketinggalan proses pembelajaran dari sekolah lain.

Ironisnya, siswa juga diimbau membawa kasur dan bantal untuk atlet yang ikut dalam ajang tersebut. Persoalan tersebut membuat Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, ikut angkat bicara. Wagub mengaku Pemprov Sumbar tidak bisa berbuat banyak karena Pemko Padang selaku tuan rumah memiliki dana yang terbatas untuk melaksanakan pesta olahraga dua tahunan itu.

“Sehubungan dengan adanya siswa yang diimbau membawa kasur dan bantal untuk atlet, sebenarnya tidak ada paksaan dari Dinas Pendidikan. Hal itu juga sudah dimusyawarakan dengan walimurid dan mereka setuju. Ini bagi yang mampu saja,” ungkap Wagub Nasrul Abit usai rapat finalisasi Porprov bersama Pemko Padang yang dihadiri Asiten I Pemko Padang Eviet, Kadispora Padang Suardi Junir, dan Plt. Ketua KONI Sumbar, Syaiful, di ruang kerja Wagub, Selasa (15/11).

Menurutnya, dengan jumlah 707 ofisial, 1.092 pelatih, dan 6.492 atlet, dengan total jumlah kontingen mencapai 8.291 orang, maka sangat tidak memungkinkan panitia untuk menyediakan fasilitas secara keseluruhan. Atas dasar itu, terang Wagub, Pemprov kemudian mempersilahkan Pemko Padang mengambil kebijakan selama tidak membaratkan orangtua dan walimurid.

“Tidak ada paksaan sama sekali,” tekan mantan Bupati Pesisir Selatan itu.

Sementara, Kadispora Padang, Suardi Junir, menambahkan siswa yang membawa bantal dan kasur ke sekolah secara aturan memang tidak dituangkan dan juga tidak bersifat memaksa alias hanya sukarela. Menurutnya, saat ini sudah terkumpul seribu lebih kasur dan bantal.

“Atlet utusan kabupaten dan kota akan memasuki sekolah sebagai penginapan mereka pada 16 November dan pembukaan dilaksanakan keesokan harinya (17 November – red) di Kabupaten Tanahdatar yang ditandai dengan penyulutan api Porprov di Kenagarian Kototuo.

Kemudian, api Porprov diarak 14 atlet Tanahdatar dan Kota Padang untuk serahkan kepada Walikota Padang di perbatasan antara Padang dan Pariaman. Setelah itu api prorpov diarak keliling kota,” papaqrnya. (bob)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY