Penuhi Harapan Masyarakat, Irfendi Nekat Nyetir Mobil Offroad Daki Jalan Extrem

0
510
- Bupati Limapuluhkota, Irfendi Arbi tengah mengendarai doble gardan lokasi kebun cabe kelompok Tani Bukik Tingkok tersebut. RIDHO MULDI PUTRA

LIMAPULUH KOTA, KP – Demi memenuhi harapan Kelompok Tani (Keltan) Bukik Tingkok, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi nekat bertaruh nyawa menempuh jalan tanah berlumpur yang menanjak, dengan salahsatu sisinya berjurang dalam di Jorong Korek Ilia Kenagarian Tanjung Bungo Kecamatan Suliki.

Berteman maut menuju puncak bukit, setidaknya begitu ungkapan yang dilakoni Irfendi, kemarin. Saking mengerikannya, medan tempuh jalan tanah tersebut, sejumlah pegawai dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi anggota rombongan Bupati malah memutuskan berjalan kaki memanjat tebing bukit sejauh sekitar 2 kilometer tersebut.

Kalaupun masih ada, mereka mencoba memberanikan diri dengan ikut menaiki mobil yang ditompangi Bupati, namun pegawai tersebut terlihat ketakutan. Bahkan, ada yang menunjukan raut muka pucat pasi.

Ketakutan semakin menghantui beberapa anggota rombongan ketika mobil yang ditumpangi nyaris mogok dan berjalan dengan roda slip ketika mendaki tanjakan dengan permukaan jalan yang sangat licin.

Namun, berbeda dengan Bupati yang terlihat biasa-biasa saja, bahkan putera Koto Tangah Simalanggang itu justru tampak bergembira ketika sampai di lokasi kebun cabe kelompok Tani Bukik Tingkok tersebut.

Ketika kembali turun dari perbukitan itu, Bupati sempat mencoba menyetir sendiri mobil doble gardan yang digunakan dalam perjalanan beresiko tinggi tersebut.

“Ini benar-benar jalan yang mengerikan dan sangat menantang. Tak hanya memilik medan tempuh menanjak tajam, jalan tanah itu juga dipenuhi genangan air dan lumpur yang diakibat hujan lebat seharian menjelang kedatangan Bupati,” ungkap Kabag Humas Setkab Limapuluh Kota Joni Amir kepada wartawan saat itu.

Kehadiran Irfendi ke lokasi yang berada di kawasan puncak bukit barisan di Nagari Tanjung Bungo itu cukup mendapatkan pujian dari para anggota kelompok dan warga setempat. Mereka mengakui, jalan tanah itu memang sulit dilalui, terlebih ketika musim hujan seperti beberapa hari belakangan.

“Kami betul-betul merasa sangat senang, dan berterimakasih dengan kehadiran Bupati Irfendi untuk melakukan penanaman cabe dampak Penggerak Membangun Desa (PMD) di lokasi kelompok kami,” ujar Ketua Kelompok Tani Bukik Tingkok Zalmi didampingi Kepala BP3K Kecamatan Suliki yang juga PPL Tanjung Bungo Adranengsih di lokasi.

Tak hanya melakukan penanaman perdana, Zalmi juga berharap Bupati datang lagi ke lokasi tersebut, untuk melakukan panen perdana kebun cabe seluas 4 hektar tersebut. Ia ingin cabe yang ditanam sebanyak lebih kurang 64.000 batang itu bisa dipetik langsung Bupati.

“Kami berharap Pak Irfendi datang lagi melakukan panen perdana nantinya,” ujar Zalmi yang diamini para anggota kelompoknya.

Bupati Irfendi yang dimintai tanggapannya mengaku salut dengan keltan yang semula hanya mendapatkan bantuan sarana dan prasarana penanaman cabe buat seluas satu hektar, ternyata kini mampu mengembangkan usahanya menjadi empat hektar.

“Keltan Bukik Tingkok memang patut mendapatkan acungan jempol. Buktinya, mereka bisa mengembangkan usaha dan kini telah membuka kebun seluas empat hektar yang menghabiskan mulsa plastik sebanyak 32 bal,” tutur Irfendi yang Magister Pertanian tersebut.

Keterangan anggota kelompok tani Bukik Tingkok, perbukitan Padang Longang merupakan kawasan yang sangat potensial buat pengembangan lahan pertanian pangan, maupun perkebunan. Selain cabe, areal di kawasan itu juga sudah mulai ditanami warga dengan coklat dan jeruk. (Ridho)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY