Normalisasi Batang Agam Telan Dana Rp1,2 Triliun

0
389
PEMBANGUNAN Segmen 1 Sungai Batang Agam di Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago akhir Desember ini ditargetkan sudah rampung. Tampak ruas jalan yang sudah terbuka dengan ruang terbuka hijau pada segmen tersebut. RIDHO MULDI PUTRA

PAYAKUMBUH, KP – Kepala Dinas PU Payakumbuh, Marta Minanda, didampingi Kabid Pengairan, Muslim, menginformasikan tidak kurang Rp1,2 triliun dana pusat dan APBD Sumbar akan dikucurkan untuk pembangunan megaproyek normalisasi Batang Agam yang terdiri dari 11 segmen pekerjaan.

“Pembangunan fisik di Batang Agam itu merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujarnya, Rabu (16/11).

Dia menjelekasn, pada Bulan Desember besok, tahap awal dua segmen dengan anggaran Rp14,6 miliar diperkirakan rampung dikerjakan. Kedua segmen itu adalah segmen 5 di kawasan Kubu Gadang, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo sepanjang lebih kurang 600 meter dan segmen 1 di Sungai Pinago, Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago, sepanjang 500 meter dari 1,4 Km yang direncanakan.

“Pekerjaan kedua segmen itu berupa pengedaman kedua sisi sungai, ruang terbuka hijau, dan pembukaan ruas jalan pada kedua sisi sungai. Pembangunan segmen 1 dimulai dari Jembatan Jalan St. Hasanuddin (Padang Tangah – Ibuah) sampai Jembatan Jalan Surabaya (Tanjung Pauh – Sungai Pinago) sepanjang 1.452,9 meter. Namun dana yang tersedia masih belum cukup untuk menyelesaikan segmen 1. Sehingga, tahun depan kementerian akan melanjutkan pembangunan segmen 1 tersebut,” ujar Marta seraya menambahkan untuk pembangunan lanjutan pada tahun depan sudah dioalokasikan dana Rp50 miliar.

Selain didanai APBN, imbuhnya, proyek multi year itu juga tengah dikerjakan di arah ke hilir Jembatan Kubu Gadang sampai ke Kelurahan Balai Kaliki sepanjang 200 meter dengan dana APBD Sumbar sebesar Rp5 miliar. Pekerjaan yang didanai provinsi itu merupakan bagian dari segmen VII yang diyakini juga belum akan rampung dengan dana sebesar itu.

“DAS Batang Agam kita harapkan menjadi objek pariwisata baru yang ramai dikunjungi masyarakat,” ulasnya.

11 Segmen Pembangunan DAS Batang Agam

Segmen I

Jalan St. Hasanuddin (Padang Tangah – Ibuah) sampai dengan Jembatan Jalan Surabaya (Tanjung Pauh – Sungai Pinago), sepanjang 1.452,9 meter.

Segmen II

Jembatan Jalan Surabaya (Kelurahan Tanjung Pauh – Sungai Pinago) s/d Jembatan Jl. St Syahril (Kelurahan Tanjung Pauh – Pakan Sinayan), sepanjang 1.606,5 meter.

Segmen III

Jembatan Jl. St Syahril (Kelurahan Tanjung Pauh – Pakan Sinayan) s/d Jembatan Jalan Singa Harau (Kel. Balai Panjang-Limbukan), sepanjang 2.153,9 meter.

Segmen IV

Jembatan Jalan Singa Harau (Kelurahan Balai Panjang-Limbukan s/d Batas Kota (Kelurahan Balai Panjang), sepanjang 1.772 meter.

Segmen V

Jembatan Jalan St. Hasanuddin (Kelurahan Padang Tangah – Ibuh) s/d Jembatan Ratapan Ibu (Kel. Ibuh – Daya Bangun), sepanjang 1.929,7 meter.

Segmen VI

Jembatan Ratapan Ibu (Ibuh – Daya Bangun) s/d Jembatan Jalan Pacuan (Labuh Baru-Kubu Gadang), sepanjang 827 meter.

Segmen VII

Jembatan Jalan Pacuan ( Labuh Baru-Kubu Gadang) s/d Jembatan Konsen Jalan Sutomo (Balai Batimah-Pasir), sepanjang 990,9 meter.

Segmen VIII

Dari Balai Kaliki sampai ke Ranah, sepanjang 919,6 meter.

Segmen IX

Dari Taruko – Payobasung, sepanjang 1.440 meter.

Segmen X

Dari Jembatan Kirab Remaja ke Jembatan Jalan Gajah Mada, melewati Koto Baru Payobasung – Kotopanjang Payobasung, sepanjang 1.451,7 meter.

Segmen XI

Dari Jembatan Jalan Gajah Mada ke Batang Sinamar, dari Kelurahan Koto Baru ke Kelurahan Kotopanjang Payobasung, sepanjang 832 meter.

Tiga Bagian Pekerjaan Pembangunan Fisik di sepanjang DAS Batang Agam

1. Normalisasi sungai dalam rangka pengendalian banjir. Bagian pekerjaannya termasuk penggalian sendimen sungai agar tak dangkal.
2. Pengamanan tebing sungai dengan susunan batu kawat beronjong atau dengan pengedaman beton agar tebing sungai tidak mengalami abrasi atau runtuh ke dasar sungai.
3. Penataan taman dan jalan di sepanjang DAS Batang Agam.
4. Membangun ruang terbuka hijau
5. Ruang untuk olahraga.
6. Ruang bermain anak-anak dan lansia
7. Ruang untuk pedagang kuliner. (dho)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY