Dua Anggota DPRD Padangpanjang ‘Bakuhampeh’ di Ruang Sidang

0
349
Anggota DPRD Padangpanjang, Hendra Saputra (Kemeja batik duduk), mengusap bekas pukulan pada wajahnya usai sidang paripurna, setelah terlibat perkelahian dengan anggota lain. Foto SUP Mah

PADANGPANJANG,KP – Seminggu setelah ‘ditinggalkan’ (alm) Asril Kasoema, preseden buruk terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangpanjang. Dua anggota dewan yang sedang mengikuti sidang paripurna penetapan KUA-PPAS Kota Padangpanjang 2017 berkelahi di ruangan sidang paripurnasetelah saling interupsi terkait kehadiran anggota dewan, Minggu (20/11), sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa yang cukup memalukan dan pertama kali terjadi dalam sejarah DPRD Kota Padangpanjang ituberlangsung begitu cepat. Apalagi, perkelahian antara dua orang anggota dewan yang terhormat ituterjadi beberapa saat setelah sidang paripurna tentang penetapan KUA-PPAS dibuka oleh Wakil Ketua DPRD setempat, Yulius Kaisar.

Kejadian mealukan itu berawal ketika Novi Hendri Dt.Bagindo Saidi melakukan interupsi mempertanyakan kehadiran anggota dewan yang pada pembukaan sidang hanya dihadiri oleh 12 orang.Sementara, wakil ketua ketika pembukaan sidang menyampaikan kehadiran anggota dewan mencapai 13 orang.

Interupsi itu berlanjut dengan permintaan untuk membacakan tata tertib (Tatib) DPRD oleh Kabag Persidangan. Saat itulah terjadi hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan yang meminta agenda sidang tetap dilanjutkan danada juga yang meminta tetap dibacakan Tatib DPRD.

Entah dari mana asal mulanya, tiba-tiba Mahdelmi Dt. Barbanso dan Hendra Saputra terlibat cekcok yang berujung saling kejar. Keduanya kemudian saling berkelahbi di tengah-tengah ruangan sidang paripurna.

Entah kaget atau tidak menyangka peristiwa itu terjadi, Wakil Walikota Mawadi yang duduk di jajaran depan bersama Wakil Ketua DPRD, Yulius Kaisar dan Erzal, serta sejumlah anggota dewan yang berada di dekat kedua oknum anggota dewan yang bersiteru dan saling pukul itu, sempat terdiam. Apalagi, kejadian itu berlangsung begitu cepat. Hendra Saputra menerima pukulan dari Mahdelmi Dt.Barbansosehingga bagian wajah Hendra Saputra mengalami luka lebam.

Sejurus kemudian, semua hadirin ‘tersadar’ dan langsung berlarian melerai perkelahian itu. Kedua belah pihak langsung dipisahkan dan Mahdelmi Dt.Barbanso dibawa keluar ruangan sidang. Sementara, Hendra Saputra tetap berada di dalam ruangan dan sidang paripurna tetap dilanjutkan dengan agenda pengesahan KUA-PPAS Kota Padangpanjang Tahun 2017.

Setelah sidang paripurna, sejumlah anggota dewan maupun kepala SKPD langsung menghampiri Hendra Saputra yang masih berada di ruangan. Tetapi, setelah kejadian itu, Mahdelmi Dt.Barbanso tidak terlihat lagi di ruangan DPRD setempat.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD, Desva Remindo, ketika ditemui KORAN PADANG,mengaku sangat menyesalkan peristiwa yang terjadi di ruangan sidang paripurna DPRD itu. Apalagi, kejadian tersebut sampai berujung dengan perkelahian.

“Jika saling interupsi atau saling jawab kata, itu sudah biasa dan menjadi dinamika di DPRD. Tetapi yang berkelahi seperti tadi, baru pertama kali terjadi,” sebut Desva, didampingi Hukembri dan Nasrullah Nukman.

Untuk menyelesaikan perkara perkelahian dua orang anggota dewan tersebut, lanjut Desva, BK akan melakukan pemanggilan terhadap dua orang oknum anggota dewan yang berkelahi di ruangan sidang itu.

“Secepatnya, mereka akan kita panggil dan menyelesaikan permasalahan ini,” kata Desva.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD, Erizal, ketika ditemui juga sangat menyesalkan preseden buruk yang terjadi di lembaga DPRD itu. Apalagi, kejadian itu bertepatan dengan pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Penetapan KUA-PPAS Kota Padangpanjang Tahun 2017 yang telah dua kali tertunda sejak Sabtu sore.

“Kita secara kelembagaanakan memanggil kedua oknum yang bertikai. Baik secara BK maupun pimpinan dewan./ Kita juga akan berupaya mencarikan jalan keluar permasalahan ini,” sebut Erizal.

Dari pantauan koran Padang, setelah sidang paripurna DPRD, sejumlah anggota dewan terlihat memenuhi ruangan Sekwan. Tetapi disana tidak terlihat Hendra Saputra maupun Mahdelmi Dt.Barbanso.Sementara, sejumlah kepala SKPD yang tampak cukup terkejut dengan peristiwa tersebut satu-persatu mulai meninggalkan ruangan sidang. (sup)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY