Penuhi Kebutuhan, Guru Diimbau Manfaatkan Jasa Koperasi

0
190
Ilustrasi

BUKITTINGGI, KP – Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) bagi anggotanya di Aula kantor KPN tersebut di Simpang Capella, Jalan Sudirman, Rabu (23/11).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Bukittinggi melalui Sekretarisnya, Sosiawan Putra saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, semakin banyak anggota koperasi mendapatkan pelatihan, tentu akan menambah cakrawala berpikir tentang seluk beluk perkoperasian.

Ia menjelaskan, koperasi berbeda dengan badan usaha lainnya. Koperasi milik anggota dan anggotalah sekaligus menjadi pelanggannya. “Jadi, yang akan membuat sebuah koperasi menjadi besar dan berkembang sangat ditentukan pemahaman anggota terhadap eksistensi sebuah koperasi,” jelasnya.

Sosiawan mengajak seluruh guru di Kota Wisata ini agar dapat memanfaatkan jasa koperasi dalam memenuhi kebutuhannya.

“KPN Disdik ini tidak saja bergerak di bidang simpan pinjam, namun juga memiliki Toko Serba Ada (Toserba), yang terletak sangat strategis di Jalan Sudirman. Lokasi ini juga dapat dijangkau dari segala arah. Untuk itu, anggota KPN dapat memenuhi kebutuhan harianya melalui Toserba ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bukittinggi, H.Sukidi dalam paparannya menjelaskan, sebuah koperasi akan menjadi lebih baik, jika memiliki pengurus yang handal dan ulet.

Pengurus ini, tambah Sukidi yang juga pengurus Koperasi Angkutan Jam Gadang itu adalah, orang yang benar, jujur dan amanah. Tidak itu saja, lanjutnya, pengurus koperasi hendaknya orang pintar dan paham dengan masalah perkoperasian serta punya waktu yang cukup untuk mengurus koperasi.

Disamping itu, koperasi harus dimenej secara berkelanjutan. Apalagi, KPN Dinas Pendidikan ini telah memiliki omset yang besar, dan jumlah anggota hampir seribu orang. Untuk itu, pengurus harus benar-benar mencurahkan perhatiannya. Sehingga, koperasi ini mampu bersaing dengan badan usaha lainnya.

Sementara, Ketua KPN Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, H.Azrif Gusman Dt.Gunuang menjelaskan koperasi yang dipimpinnya saat ini  memiliki modal sebesar Rp 42 miliar dengan jumlah anggota sebanyak 990 orang.

Koperasi yang telah berbadan hukum itu terus melakukan terobosan, dan inovasi untuk mensejahterakan anggotanya terutama memberikan pinjaman kepada anggota dengan bunga jauh lebih rendah dibandingkan badan usaha lain.

Tidak hanya itu, lanjutnya, para anggota selalu diberi kemudahan untuk mendapatkan pinjaman terutama penggunaanya, biaya pendidikan anak dan pembangunan rumah. Diklat ini diikuti 40 orang peserta yang berasal utusan dari unit-unit/sekolah.

Usai pelatihan, tambah Azrif Gusman yang didampingi pengurus lainnya peserta Diklat ini, akan melakukan studi banding ke salah satu Koperasi terbaik di Yogyakarta. Kegiatan studi banding itu dilaksanakan  selama empat hari,  dimulai 24 hingga 27 November. Menurut rencananya, selain berkunjung koperasi, rombongan juga akan mengikuti serangkaian kegiatan wisata ke Kraton Yogya, Candi Parambanan, Pantai Parangtritis dan Borobudur. (als)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY