Kisah Persahabatan yang Berakhir Tragis

0
681
Ilustrasi

SOLOK, KP – Diduga sakit hati, Ayu Permata Sari (23) tega membunuh sahabatnya sendiri. Namun, pelaku akhirnya menyerahkan diri kepolisi. Percaya atau tidak, pelaku mengaku menyerahkan diri setelah dihantui oleh arwah sahabat yang telah dibunuhnya itu. Peristiwa menggemparkan ini terjadi di Kota Solok.

Ayu Permata Sari menyerahkan diri Ke Polres Solok Kota, Senin malam (28/11), sekira pukul 21.00 WIB. Kepada polisi, pelaku mengaku telah membunuh sahabatnya sendiri Neli Agustin (19). Pelaku mengatakan dia membunuh Neli lantaran sakit hati. Ayu membunuh Neli dengan menggunakan linggis. Setelah dibunuh, pelaku mengubur korban di bawah tempat tidur kamar di rumahnya di Simpang Rumbio, Kecamatan Lubuk Sikarah.

Namun, polisi yang tidak percaya begitu saja dengan pengakuan gadis tersebut kemudian memintanya menunjukan mayat korban.

Benar saja, polisi menemukan mayat yang yang telah membusukterkubur di bawah tempat tidur di rumah tersangka yang berlantaitanah. Mayat itu diletakkan di dalam sebuah lubang dengan kedalaman kurang lebih setengah meter. Setelah dievakuasi, mayat korban langsung dibawa polisi ke Rumahsakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk diotopsi.

Pelaku memilih menyerahkan diri ke polisi lantaran mengaku dihantui arwah korban. Pelaku mengatakan pembunuhan tersebut dilakukannya Jumat (25/11). Awalnya, korban mendatangi rumah pelakudi Kandang Aua, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok.Seperti biasa, korban memang sering bermain dirumah pelaku karena keduanya adalah teman akrab. Namun, karena sakit hati atau dendam, pelaku kemudian membunuh korban untuk melampiaskan rasa sakit hati yang dipendamnya.

Usai membunuh korban, pelaku langsung menggali sebuah lubang dibawah tempat tidurnya dan mengubur mayat sahabatnya dilubang tersebut. Pelaku sempat membungkus mayat tersebut dengan kantong plastik lalu menimbunnya di kamar pelaku yang berlantai tanah, lalu menutupnya dengan karpet. Namun, pelaku mengaku kerap bermimpi buruk dan didatangi arwah korban. Akhirnya, dia menyerahkan diri ke polisi.

Kapolres Solok Kota, AKBP Susmelawaty Rosya, melalui Kasat Reskrim, Rahmad Natun, mengatakan pelaku telah diamankan di sel Mapolres Solok Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

”Pelaku menyerahkan diri dan menunjukan lokasi mayat korban dan juga tempat pembunuhan yang dilakukannya. Dia juga mengakui seluruh perbuatanya kepada polisi,” kata Rahmad Natun, Selasa (29/11).

Dia menjelaskan, pelaku yang bekerja sebagai cleaning service itu mengaku membunuh sahabatnya sendiri disebabkan faktor sakit hati. Sementara, mayat korban masih di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk diautopsi dan setelah itu diserahkan kepada keluarga korban. (van)

Pamit Pergi ke Tempat Teman

Ibu korban, Armaita (42), menyebutkan anaknya pada Jumat (25/11)pamit hendak pergi ke pasar bersama temannya. Ketika itu, Neli sempat meminta uang pada ibunya. Namun, anak tercintanya itu tidak kunjung pulang. Kemudian Armaita menemui Ayu untuk menanyakan anaknya. Ketika itu Ayu menjawab tidak ada melihat Neli. (Goavan)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY