Dijamu Makan Malam Gubernur, Audun Kvitland Ingin Buka Rumah Makan Padang di Norwegia

1
321
gUBERNUR Sumbar, Irwan Prayitno, bersama pencipta lagu ‘Nasi Padang’ asal Norwegia, Audun Kvitland, bernyanyi bersama para tamu dan undangan lainnya, dalam acara jamuan makan malam di Guberrnuran Sumbar, Senin malam (5/12). Lagu ’Nasi Padang’ itu menjadi viral di dunia maya sekaligus membuat popularitas kuliner khas Padang itu jadi elambung di mata dunia internasional. Gubernur juga mengajak seniman Sumbar untuk menghasilkan karya yang mempopulerkan kuliner dan keindahan alam Ranah Minang. BOBBY

PADANG, KP – Penyanyi asal Norwegia, Audun Kvitland, yang mendadak terkenal dengan lagu ‘Nasi Pa- dang’ akhirnya bertamu ke daerah asal yang menjadi inspirasi lagu tersebut, Kota Padang. Dia terbang dari negeri asalnya dengan menempuh jarak bermil-mil.

Audun datang khusus memenuhi undangan untuk melakukan serangkaian kegiatan sekaligus menikmati sua- sana keindahaan alam dan kuliner Sumbar.

Audun Kvitland mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minggu lalu (4/12). Dia langsung berpetualang di Kota Padang dengan mengunjungi lokasi kuliner yang ada di kota itu serta mengisi beberapa kegiatan di ‘Kota Bingkuang’.

Kedatangan pelantun lagu ‘Nasi Padang’ itu disambut Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dengan jamuan makan malam yang menyediakan beberapa kuliner khas Minang, seperti rendang, dendeng balado, sate, dan ayam balado, Senin lalu (5/12).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno mengaku bangga dan senang dengan kreatifitas Audun Kvitland yang menciptakan dan mempopulerkan lagu ‘Nasi Padang’. Sebab, berkat lagu itu Nasi Padang jadi terkenal di dunia.

“Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi seniman Sumbar untuk menciptakan lagu tentang keindahan alam dan kenikmatan kuliner Sumbar,” kata Gubernur.

Di tempat yang sama, Audun Kvitland mengatakan lagu ‘Nasi Padang’ tercipta dari pengalamannya selama berada di Indonesia. Dia mengaku tidak bisa melupakan cita rasa masakan Padang. Menurutnya, alasannya mencintai Nasi Padang karena kombinasi antara rasa dan cara penyajian beragam lauk di atas satu meja.

“Tak hanya Nasi Padang, saya juga menyukai masakan lain, seperti nasi goreng, mi goreng, tuna bakar, gudeg, dan gado-gado,” tuturnya.

Meskipun Kvitland menyebut semua makanan itu enak, namun Nasi Padang tetap memberikan kesan tersendiri baginya.

“Saya rasa Nasi Padang adalah representasi terbaik dari kuliner Indonesia. Sayang sekali saya cuma bisa merasakan betapa enaknya makanan ini di hari terakhir saya di Indonesia, tepatnya saat saya berada di Jakarta,” ujar Kvitland yang memilih rendang sebagai lauk favoritnya.

Di sisi lain, dia mengakui dirinya tidak bisa melupakan Indonesia. Makanya, Kvitland ber- sama teman-temannya menciptakan lagu ‘Nasi Padang’ sebagai bentuk cintanya dengan masakan legendaris.

“Sayangnya, rasa kangen saya tidak bisa dipenuhi karena di Norwegia tidak ada rumah makan Padang. Agar tidak kangen terus, saya punya cita-cita untuk membuka rumah makan Padang di Norwegia. Bahkan, saya dan teman-teman beberapa hari lalu membuat nasi goreng untuk mengingatkan kita tentang Indonesia,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu Audun Kbitland menyampaikan terimakasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya. Dia menilai Nasi Padang sungguh enak dan nikmat dan dia selalu ingin terus mencicipinya.

“Saya senang dengan Sumatra Barat. Wisata alam dan kulinernya hebat dan lezat. Semoga nasi Padang selalu ada untuk semua,” pungkasnya. (bob)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY