Terharu Dengan Keluhan Ponpes, Wako Mukhlis Rahman Rogoh Kocek Rp20 Juta

0
126
WALIKOTA Pariaman, Mukhlis Rahman, berfoto bersama unsur pimpinan dan satri Ponpes Tapuz Marunggi, Kecaatan Pariaman Selatan, saat menggelar kegiatan Maghrib Mengaji di ponpes tersebut, Senin malam (5/12). HUMAS

PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, memberikan bantuan pada Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Taman Pendidikan Ulama Zuama’ (Tapuz) Marunggi di Kecamatan Pariaman Selatan, saat menggelar kegiatan Maghrib Mengaji di Masjid Ulal Albab, Tapuz Marunggi, Senin (5/12).

Pemberian bantuan pribadi Wako bersama istri tersebut dilakukan karena prihatin melihat kondisi pesantren yang sangat membutuhkan sumbangan.

“Santri adalah masa depan bangsa yang perlu kita perhatikan sarana dan prasarana belajarnya,” kata Wako Mukhlis Rahman.

Sebelumnya, pimpinan Pondok Pesantren Tapuz Marunggi, M. Yusuf, menjelaskan kepada Walikota permasalahan-permasalahan yang dihadapi pesantren, di antaranya kondisi masjid yang bocor, pembangunan jalan di tepi pantai yang bisa menganggu santri, serta kondisi mesin air yang rusak.

“Kami mohon agar jalan yang dibangun di tepi pantai dekat pesantren dibuatkan pagar sehingga santri kami berjumlah 60 orang tidak terganggu,” tuturnya penuh harap.
Sedangkan untuk kondisi masjid yang dijadikan tempat aktifitas ibadah santri juga mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah Pak Wako, hari ini tidak hujan. Kalau hujan masjid tak bisa digunakan karena bocor,” kata pengasuh pondok pesantren itu.

Melihat kondisi pesantren yang butuh penanganan cepat, Walikota mengatakan siap membantu agar santri dapat menuntut ilmu dengan nyaman.

“Karena permasalahan baru disampaikan untuk pembangunan pagar, insyaallah akan kita anggarkan dalam APBD Perubahan. Sedangkan untuk penanganan darurat masjid yang bocor dan mesin popa air yang rusak, saya langsung bantu Rp20 juta,” kata Wako Mukhlis Rahman dengan spontan.

Wako mengimbau masyarakat yang memiliki kelebihan harta agar turut membantu pesantren yang telah cukup lama berdiri itu sehingga mampu melahirkan santri-santri yang berkualitas, baik dari segi iptek maupun imtaq.

Usai Maghrib Mengaji, Walikota bersama rombongan menyempatkan diri melihat kondisi pesantren dan pemondokan santri. (ak/*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY