Persoalan Sport Hall Belum Terselesaikan, DPRD Segera Panggil Dinas Prasjaltarkim Sumbar

0
128
logo Pemprov Sumbar

PADANG, KP – Anggota DPRD Sumbar menyayangkan masih belum bisa digunakannya Sport Hall GOR H. Agus Salim Padang. Ironisnya, penyebab belum bisa digunakannya gedung olahraga tersebut, karena atap yang masih bocor dan belum ada penanganan yang efektif dari pihak terkait.

Hal ini terungkap dalam kunjungan Anggota DPRD Sumbar Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kota Padang saat meninjau infrastuktur olahraga yang berada di komplek GOR H Agus Salim tersebut.

“Sebenarnya kita berharap gedung ini bisa dipakai untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XIV beberapa waktu lalu, sayangnya saat agenda olahraga itu dilaksanakan bangunan ini tak bisa digunakan karena atap yang bocor,” kata Hidayat saat melakukan reses ke Sport Hall bersama anggota DPRD Sumbar Dapil I lainya, Apris Yaman, Taufik Hidayat, Yuliarman, Rahayu Purwanti, dan Suwirpen Suib, Rabu (14/12) kemarin.

Hidayat  menambahkan, berangkat dari kondisi yang ada, DPRD akan menggelar pertemuan dengan pihak terkait. Artinya, pihak yang bertanggungjawab dengan persoalan ini akan dimintai keterangan untuk menanyakan kondisi mengapa persoalan Sport Hall masih belum terselesaikan.

“Ini akan kita pertanyakan pada pihak yang berwenang. Sebab, bisa saja pengawasan untuk proyek gedung ini tidak berjalan. Kok bisa setelah dibangun gedung tak bisa digunakan. Material yang digunakan seperti apa?, sesuai kualifikasi atau tidak, itu harus bisa dijelaskan,” pungkas Hidayat.

Terkait hal ini, Hidayat mengatakan penanggung jawab perencanaan pembangunan Sport Hall GOR Agus Salim adalah Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjaltarkim) Provinsi Sumbar.

Sementara, Apris Yaman menuturkan, tempat-tempat yang pengelolaannya berada di tangan pemerintah daerah, penataannya agar dilakukan dengan serius. Selain masalah gedung, hal lain yang diminta jadi perhatian adalah masalah parkir.

“Untuk parkir, wewenangnya ada di Pemerintah Kota Padang  yang bertindak sebagai pengelola. Kami harap mereka bisa menata parkir di kawasan ini dengan baik, salah satunya dengan menetapkan tarif parkir sesuai dengan standar,” ucap Apris. (fai)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY