Pelantikan Opd Baru Digelar 2017, Sejumlah Pejabat Eselon II Diperkirakan tak Dapat Jabatan

0
692
Logo Sijunjung

SIJUNJUNG, KP – Seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung digelar. Dari 61 peserta dari eselon III dan II yang mendaftar, hanya 60 yang mengikuti ujian tertulis.

Sedangkan, dari jumlah tersebut menyisakan 41 orang peserta yang mengikuti seleksi pembuatan makalah, dan peserta yang lolos melanjutkan seleksi wawancara sebanyak 40 orang, Kamis (15/12) kemarin di kantor Bupati Sijunjung.

Sebelumnya, satu calon dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tertulis karena masih merupakan eselon IV.

Untuk ujian tertulis dilaksanakan di gedung DPRD Sijunjung, dengan panitia seleksi (Pansel) sebanyak lima orang, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) AT.Rohendi, Prof.Azwar Ananda dari UNP, Drs.H.Aliarman dari Pusdiklat, Syukur Hamidi. serta kepala BKD Yunanto.

Sekda Sijunjung, AT.Rohendi menyebutkan, lelang jabatan ini untuk mengisi 10 jabatan SKPD, yakni Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Penataan Ruang, Inspektorat, Satpol PP dan Damkar, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak, Dinas Kominfo, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

Disebutkannya, dari 10 jabatan tersebut, instansi yang paling dominan peminatnya adalah, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mencapai 9 peserta.
Saat ini, OPD yang dilelang hanya 10 jabatan SKPD, dari 30 SKPD yang telah disahkan.

Sementara, 20 jabatan SKPD lainnya ditentukan melalui mekanisme penunjukan langsung oleh Bupati Yuswir Arifin.

Kepala Dinas, Badan dan Sekeretariat ini akan dilantik diawal tahun 2017 nanti. Dari jumlah OPD yang ada, besar kemungkinan terdapat beberapa kepala SKPD aktif yang tidak akan mendapatkan jabatan. Pasalnya, saat ini terdapat sekitar 22 kepala SKPD aktif dan menunggu nasibnya di awal tahun 2017.

Sementara sisa jabatan kosong yang akan diisi hanya tersisa 20 jabatan. “Seluruh OPD hanya 30, telah dilelang 10 jabatan, dan hanya tersisa 20 jabatan kosong. Sedangkan, kepala SKPD aktif saat ini berjumlah sekitar 22 orang, besar kemungkinan ada pejabat eselon II yang tidak mendapat jabatan,” ujar Yunanto. (shd)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY